Terungkap, Potensi Wakaf di Tanah Air Capai Rp217 Triliun

Kamis, 08 Oktober 2020 - 18:10 WIB
loading...
Terungkap, Potensi Wakaf...
Potensi wakaf di Tanah Air yang bisa mencapai Rp217 triliun perlu direalisasikan agar menjadi manfaat bagi umat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat berdasarkan data Bank Indonesia (BI), potensi wakaf yang ada di Indonesia bisa mencapai Rp217 triliun. Pemerintah berupaya agar bisa merealisasikan potensi wakaf tersebut agar manfaatnya maksimal.

"Karena potensi itu hanya akan tetap jadi potensi saja, selama belum bisa direalisasikan," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman dalam diskusi virtual, Kamis (8/10/2020).

(Baca Juga: Zakat dan Wakaf Dioptimalkan untuk Perbaiki Ekonomi Umat)

Luky mengatakan, realisasi potensi wakaf sebesar itu sebenarnya merupakan tanggung jawab bersama pemerintah bersama para otoritas terkait, yang juga membutuhkan kerja sama, partisipasi, serta dukungan langsung dari seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, lanjut Luky, ke depannya pemerintah akan tetap berkomitmen untuk selalu mengembangkan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) tersebut. "Kami siap bekerja sama dan bersinergi serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, untuk pengembangan lebih lanjut," tegasnya.

Dia menjelaskan, langkah berikutnya dari pemerintah adalah menerbitkan CWLS ritel, dimana hal tersebut akan ditujukan bagi wakif-wakif yang sifatnya individu. Serta, upaya kerja sama akan dibangun bersama dengan pihak-pihak terkait, seperti misalnya BWI, Bank Indonesia, OJK, Kementerian Agama, KNEKS, dan lembaga lainnya.

(Baca Juga: Wapres: Literasi Masyarakat Indonesia tentang Wakaf Masih Rendah)

"Perihal bagaimana kita bisa merancang program ini, sehingga tujuannya bisa mengembangkan wakaf agar bisa lebih menarik wakif-wakif tersebut," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved