Mentan YSL: Petani Jangan Lagi Jual Gabah, Tapi Beras
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Mentan Sebut Food Estate Kalteng Pakai Teknologi Modern, Seperti Apa? )
Disana, kelompok tani akan menggarap lahan seluas 100 ha sehingga nantinya lahan per 1000 ha akan di garap oleh gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kemudian ada korporasi yang lebih besar lagi untuk 10.000 ha.
"Begitu banyak koreksi selama di lapangan. Kami (lintas kementerian) secara serentak akan turun tetapi pemerintah daerah dan masyarakat Kalimantan Tengah serta para bupati tentu akan menjadi utama dalam penanganan pangan yang ada," tutur Syahrul.
Disana, kelompok tani akan menggarap lahan seluas 100 ha sehingga nantinya lahan per 1000 ha akan di garap oleh gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kemudian ada korporasi yang lebih besar lagi untuk 10.000 ha.
"Begitu banyak koreksi selama di lapangan. Kami (lintas kementerian) secara serentak akan turun tetapi pemerintah daerah dan masyarakat Kalimantan Tengah serta para bupati tentu akan menjadi utama dalam penanganan pangan yang ada," tutur Syahrul.
(akr)
Lihat Juga :