PSBB Membuat Konsumsi Rumah Tangga Turun Drastis

Rabu, 06 Mei 2020 - 18:07 WIB
loading...
PSBB Membuat Konsumsi...
Ilustrasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah di Indonesia, telah berdampak terhadap turunnya konsumsi rumah tangga.

Sri Mulyani mengatakan selama ini, konsumsi merupakan penggerak utama ekonomi Indonesia, dimana berkontribusi 57% terhadap Produk Domestik Bruto (PBD).

Akibat PSBB maka pergerakan masyarakat menjadi terbatas. "Karena orang-orang di rumah saja, makan saja, tidak keluar transportnya, ya memang akan begitu, turun drastis." ujar Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Menurut Sri Mulyani, konsumsi masyarakat sepanjang tahun lalu mencapai lebih dari Rp9.000 triliun. "Tahun lalu konsumsi itu lebih Rp 9.000 triliun, di Jawa 55%, lebih dari Rp5.000 triliun. Sekarang hanya di rumah, saya rasa masyarakat tidak akan konsumsi Rp5.000 triliun," ucapnya.

Dia mengatakan imbauan work from home, PSBB hingga larangan mudik membuat konsumsi tahun ini akan turun drastis.

Lanjut Sri Mulyani, kebijakan social distancing sebenarnya baru diterapkan pada Maret 2020. Namun, efeknya sangat terasa secara keseluruhan.

"Ini jelas karena konsumsi jatuh sekali, kita lihat transportasi langsung drop. Meski itu hanya bulan Maret namun ternyata sangat dalam dampaknya," ujarnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Airlangga Incar Kenaikan...
Airlangga Incar Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal-II, Berikut Modalnya
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Penjarahan Rumah Sri...
Penjarahan Rumah Sri Mulyani hingga Sahroni, Polisi Tangkap 52 Tersangka
Rekomendasi
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved