Mantan Mendag Enggar Ajak Dunia Usaha Bantu Pemerintah Atasi Covid-19

Rabu, 06 Mei 2020 - 18:31 WIB
loading...
Mantan Mendag Enggar...
Mantan Mendag Enggartiasto Lukita meminta pengusaha dan yang berkecukupan di negeri ini untuk membantu rumah-rumah sakit, dan daerah yang warganya memerlukan alat perlindungan diri (APD) di Tanah Air. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyerukan, agar semua pihak bahu-membahu saling membantu dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Ia meminta pengusaha dan yang berkecukupan di negeri ini untuk membantu rumah-rumah sakit, dan daerah yang warganya memerlukan alat perlindungan diri (APD) di Tanah Air.

Hari ini Kamis (6/5), Enggartiasto memberikan bantuan untuk Yogyakarta yang diserahkan di RSPAU. dr. S. Hardjolukito, Yogyakarta. "Bangsa ini memerlukan semua elemennya untuk urun rembug saling membantu. Karena tidak ada satu negara pun yang siap. Sekaliber Amerika sekalipun, tidak siap " kata Enggartiasto bersama Alek Sumadi Seng dan Then Herry Yulianto dari Yayasan Sahati di Jakarta, Kamis (6/5/2020).

Bantuan ini diserahkan oleh Yunita Wulandari mewakili management éL Hotel Royale Yogyakarta, Malioboro kepada Letkol Agung Riyadi dari pihak RSPAU. dr. S. Hardjolukito, Yogyakarta. Mengutip Enggar, Yunita Wulandari mengatakan bahwa sumbangan alat kesehatan ini dikumpulkan dari para pengusaha yang peduli dan ingin berkontribusi mengatasi pandemi covid -19.

Sebaliknya, Letkol Agung Riyadi selaku Kepala Humas mengatakan, atas nama RSPAU. dr. S. Hardjolukito, Yogyakarta mengucapkan terima kasih atas bantuan kepada tenaga medis ini. RSPAU. dr. S. Hardjolukito, ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan covid sehingga membutuhkan bantuan alat kesehatan yang cukup banyak.

"Bantuan yang diberikan saat ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam melawan wabah Covid-19. Hal ini juga menjadi motivasi kami untuk berjuang menyembuhkan pasien-pasien yang terpapar covid - 19," kata Letkol Agung Riyadi.

Jika sebelumnya saat menjadi Menteri Perdagangan, Enggartiasto mengumpulkan pengusaha untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri. Di Ramadhan kali ini, ia mengumpulkan pengusaha untuk menggalang sumbangan ke daerah-daerah dan berbagai rumah sakit di Tanah Air.

Ia juga menyatakan tidak mungkin kita hanya menyandarkan semuanya kepada pemerintah. Negara adi daya pun tergagap menghadapi wabah ini. Sebaliknya, semua kekurangan yang terjadi, harusnya diatasi bersama seluruh elemen bangsa.

Ini yang menyebabkan politisi senior Partai Nasdem ini menggalang sejumlah pengusaha untuk membantu mengatasi pandemi. Apa yang dilakukannya bersama Chandra Asri, PT Indonesia SEIA, dan juga Pakuwon Grup melalui Pakuwon peduli, akan terus bergulir menggamit pihak-pihak lain yang peduli untuk membantu pemerintah menuntaskan wabah ini.

Sumbangan guna penanganan Covid-19 ini adalah kali kelima yang diberangkatkan Enggartiasto, Sumadi Seng, dan Then Herry. Yang berhasil digalang Enggar meliputi 1,3 juta masker bedah, 300.000 masker KN-95, 40.000 pelindung wajah (face shield), 60.000 medical safety suit (alat pelindung diri/APD), dan sarung tangan medis 100.000 set. Selain itu, Enggar dan Yayasan Sahati juga menyiapkan 175 ribu unit alat rapid test dan yang akan datang adalah 30 unit ventilator.

Selain di Yogyakarta, alat-alat itu sudah dan akan didistribusikan ke Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, dan Cirebon. "Saya mengimbau kepada seluruh warga negara melakukan apa pun yang kita bisa untuk ikut mengatasi pandemi Covid-19 ini. Semoga Tuhan melindungi Indonesia,” kata Enggar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Berita Terkini
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved