Promosikan Produk UKM, Kemendag Gelar Lomba Video Pernak-Pernik Unik
Rabu, 14 Oktober 2020 - 21:46 WIB
loading...
Kemendag gelar ajang lomba video pernak-pernik unik bangga buatan Indonesia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan menggandeng komunitas usaha kecil dan menengah (UKM) mempromosikan produk-produk UKM di tengah pandemi Covid-19. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendorong promosi UKM, salah satunya melalui ajang Lomba Video Pernak-Pernik Unik Bangga Buatan Indonesia (BBI).
Sosialisasi lomba berlangsung di auditorium Kementerian Perdagangan, di Jakarta, hari ini, Senin (12/8) dan ditayangkan secara virtual. Melalui lomba video ini, Kementerian Perdagangan turut mendukung program BBI yang diluncurkan pemerintah pada bulan Mei lalu. Lebih dari 70 penggiat dan komunitas UKM menghadiri acara sosialisasi secara virtual. Sedangkan yang hadir secara langsung terdapat tujuh perwakilan UKM, yaitu Womenpreneur Community, OKE OCE, Wiranesia, Himpunan Pengusaha Nahdliyin, Karya Nusantara, mendekor.com, serta Tangan Di Atas.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi Kementerian Perdagangan dengan para penggiat dan komunitas UKM. Komunitas UKM berperan penting dalam pengembangan UKM karena memiliki jaringan yang kuat, mempunya data dan informasi, serta memahami kondisi terkini di lapangan. Kami berharap UKM dapat bersinergi dengan gerakan nasional BBI untuk meningkatkan perekonomian, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini," kata Mendag Agus dalam sambutannya.
Baca Juga: Bebas Bayar Royalti, Omnibus Law Bikin Pengusaha Batubara Happy
Lomba video pernak-pernik unik ditujukan bagi UKM yang akan menampilkan profil dan produk unggulannya. Kegiatan ini sekaligus mendorong UKM untuk go digital dalam berpromosi dan bertransaksi. Pendaftaran lomba dapat dilakukan melalui media sosial Instagram dan Facebook dengan menyertakan tagar #VideoBBIKemendag. Waktu pendaftaran lomba dibuka sejak 12 Oktober-27 November 2020. Bagi video terpilih dan terbaik, Kemendag akan memberikan penghargaan di acara puncak penganugerahan BBI Award pada Desember 2020.
Mendag juga menjelaskan, konsumen telah mengalami pergeseran transaksi dari luring menjadi daring. Perkembangan teknologi mendorong semua kalangan, termasuk bidang ekonomi untuk beradaptasi. Untuk itu, pemerintah mendorong UKM agar segera beradaptasi menyikapi perubahan dunia dan konsumen.
Sosialisasi lomba berlangsung di auditorium Kementerian Perdagangan, di Jakarta, hari ini, Senin (12/8) dan ditayangkan secara virtual. Melalui lomba video ini, Kementerian Perdagangan turut mendukung program BBI yang diluncurkan pemerintah pada bulan Mei lalu. Lebih dari 70 penggiat dan komunitas UKM menghadiri acara sosialisasi secara virtual. Sedangkan yang hadir secara langsung terdapat tujuh perwakilan UKM, yaitu Womenpreneur Community, OKE OCE, Wiranesia, Himpunan Pengusaha Nahdliyin, Karya Nusantara, mendekor.com, serta Tangan Di Atas.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi Kementerian Perdagangan dengan para penggiat dan komunitas UKM. Komunitas UKM berperan penting dalam pengembangan UKM karena memiliki jaringan yang kuat, mempunya data dan informasi, serta memahami kondisi terkini di lapangan. Kami berharap UKM dapat bersinergi dengan gerakan nasional BBI untuk meningkatkan perekonomian, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini," kata Mendag Agus dalam sambutannya.
Baca Juga: Bebas Bayar Royalti, Omnibus Law Bikin Pengusaha Batubara Happy
Lomba video pernak-pernik unik ditujukan bagi UKM yang akan menampilkan profil dan produk unggulannya. Kegiatan ini sekaligus mendorong UKM untuk go digital dalam berpromosi dan bertransaksi. Pendaftaran lomba dapat dilakukan melalui media sosial Instagram dan Facebook dengan menyertakan tagar #VideoBBIKemendag. Waktu pendaftaran lomba dibuka sejak 12 Oktober-27 November 2020. Bagi video terpilih dan terbaik, Kemendag akan memberikan penghargaan di acara puncak penganugerahan BBI Award pada Desember 2020.
Mendag juga menjelaskan, konsumen telah mengalami pergeseran transaksi dari luring menjadi daring. Perkembangan teknologi mendorong semua kalangan, termasuk bidang ekonomi untuk beradaptasi. Untuk itu, pemerintah mendorong UKM agar segera beradaptasi menyikapi perubahan dunia dan konsumen.
Lihat Juga :