Sekarang Ini Saat Tepat untuk Berinvestasi di Pasar Modal
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai gambaran, indeks Singapura hingga saat ini masih -21,49%. Sementara untuk Filipina dan Thailand indeksnya masing-masing mengalami -24,53% dan -22,04%.
“Kondisi IHSG secara year to date masih lebih baik jika di dibandingkan dengan beberapa peer country ASEAN, seperti Singapura, Filipina dan Thailand,” tegasnya. (Baca juga: Cukupi Nutrisi si Kecil di Masa Pandemi)
Head Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menilai pasar di Indonesia lebih kuat dibandingkan negara-negara lain di ASEAN. Pasalnya, ekspektasi pasar akan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca-pandemi Covid-19 akan melesat lebih cepat daripada negara tetangga. Secara outlook juga stabil seperti yang dikatakan oleh lembaga-lembaga rating seperti Fitch dan S&P.
“Pertumbuhan ekonomi Singapura masih sangat volatile dibanding pertumbuhan ekonomi kita. Dan Thailand selalu lebih rendah,” jelas Ferry.
Secara struktur ekonomi Indonesia didominasi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga ikut mendukung stabilitas dan rendahnya volatilitas pertumbuhan. Di tengah krisis ini sektor perbankan nasional juga relatif aman dan likuiditasnya didukung oleh pemerintah. (Lihat videonya: Napi WNA Kabur dari Lapas Tangerang Ditemukan Tewas di Bogor)
“Bahkan pertumbuhan kredit sudah mulai positif lagi. Saya masih yakin indeks masih berpotensi ke level 5.750-6.000 akhir tahun ini dan ke 7.000 pada akhir 2021,” tambahnya. (Kunthi Fahmar Shandy/Giri Hartomo/Hafid Fuad)
“Kondisi IHSG secara year to date masih lebih baik jika di dibandingkan dengan beberapa peer country ASEAN, seperti Singapura, Filipina dan Thailand,” tegasnya. (Baca juga: Cukupi Nutrisi si Kecil di Masa Pandemi)
Head Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menilai pasar di Indonesia lebih kuat dibandingkan negara-negara lain di ASEAN. Pasalnya, ekspektasi pasar akan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca-pandemi Covid-19 akan melesat lebih cepat daripada negara tetangga. Secara outlook juga stabil seperti yang dikatakan oleh lembaga-lembaga rating seperti Fitch dan S&P.
“Pertumbuhan ekonomi Singapura masih sangat volatile dibanding pertumbuhan ekonomi kita. Dan Thailand selalu lebih rendah,” jelas Ferry.
Secara struktur ekonomi Indonesia didominasi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga ikut mendukung stabilitas dan rendahnya volatilitas pertumbuhan. Di tengah krisis ini sektor perbankan nasional juga relatif aman dan likuiditasnya didukung oleh pemerintah. (Lihat videonya: Napi WNA Kabur dari Lapas Tangerang Ditemukan Tewas di Bogor)
“Bahkan pertumbuhan kredit sudah mulai positif lagi. Saya masih yakin indeks masih berpotensi ke level 5.750-6.000 akhir tahun ini dan ke 7.000 pada akhir 2021,” tambahnya. (Kunthi Fahmar Shandy/Giri Hartomo/Hafid Fuad)
(ysw)
Lihat Juga :