Sekarang Ini Saat Tepat untuk Berinvestasi di Pasar Modal
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:03 WIB
loading...
Meskipun sulit untuk keluar dari lembah resesi, namun ini momen yang tepat untuk berinvestasi di pasar modal. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Meskipun sulit untuk keluar dari lembah resesi, namun ini momen yang tepat untuk berinvestasi di pasar modal . Pasalnya, harga saham yang murah bisa melonjak naik setelah ekonomi kembali pulih.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan indeks diperkirakan akan terus bergerak positif pada kuartal IV ini. Meskipun diakui saat ini IHSG masih tercatat minus 19% secara year to date (ytd), namun indeks sudah mulai perlahan-lahan pulih. Hal tersebut terlihat dari IHSG per 16 Oktober yang kini berada di level 5.100 setelah sebelumnya sempat mencapai titik terendahnya yakni 3.937. (Baca: Mereka Mati Megenaskan Setelah Menghina Nabi Muhammad SAW)
“Saya optimis sampai akhir 2020 ini pasar modal Indonesia akan terus membaik dan mencatatkan perkembangan yang positif,” kata Hoesen dalam acara Capital Market Fun Day 2020 secara virtual, kemarin.
Lebih lanjut Hoesen menjelaskan, OJK mengajak kepada seluruh pelaku pasar modal untuk tetap selalu optimis dan jangan berputus asa. Apalagi, tantangan ekonomi ini tidak hanya dialami Indonesia, tapi negara-negara lain di dunia juga merasakan hal yang sama.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh insan pasar modal Indonesia untuk tetap optimis dan jangan berputus asa menghadapi berbagai tantangan tersebut. Karena tidak hanya kita yang mengalami ini tetapi seluruh dunia juga mengalami tantangan yang sama,” jelasnya. (Baca juga: Kemendikbud Akan Kembangkan SMK untuk Bangun Desa)
Apalagi, kondisi pasar modal Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lainnya. Beberapa contohnya adalah seperti Singapura, Filipina, hingga Thailand yang posisinya berada di bawah Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan indeks diperkirakan akan terus bergerak positif pada kuartal IV ini. Meskipun diakui saat ini IHSG masih tercatat minus 19% secara year to date (ytd), namun indeks sudah mulai perlahan-lahan pulih. Hal tersebut terlihat dari IHSG per 16 Oktober yang kini berada di level 5.100 setelah sebelumnya sempat mencapai titik terendahnya yakni 3.937. (Baca: Mereka Mati Megenaskan Setelah Menghina Nabi Muhammad SAW)
“Saya optimis sampai akhir 2020 ini pasar modal Indonesia akan terus membaik dan mencatatkan perkembangan yang positif,” kata Hoesen dalam acara Capital Market Fun Day 2020 secara virtual, kemarin.
Lebih lanjut Hoesen menjelaskan, OJK mengajak kepada seluruh pelaku pasar modal untuk tetap selalu optimis dan jangan berputus asa. Apalagi, tantangan ekonomi ini tidak hanya dialami Indonesia, tapi negara-negara lain di dunia juga merasakan hal yang sama.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh insan pasar modal Indonesia untuk tetap optimis dan jangan berputus asa menghadapi berbagai tantangan tersebut. Karena tidak hanya kita yang mengalami ini tetapi seluruh dunia juga mengalami tantangan yang sama,” jelasnya. (Baca juga: Kemendikbud Akan Kembangkan SMK untuk Bangun Desa)
Apalagi, kondisi pasar modal Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lainnya. Beberapa contohnya adalah seperti Singapura, Filipina, hingga Thailand yang posisinya berada di bawah Indonesia.
Lihat Juga :