Hutama Karya Teken Kontrak Bendungan Bintang Bano Tahap II Senilai Rp132,6 Miliar
Senin, 19 Oktober 2020 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
Pada proyek pembangunan Bendungan Bintang Bano lanjutan ini, lingkup pekerjaan Hutama Karya sebagai kontraktor antara lain adalah pekerjaan galian tanah dan batu, pekerjaan hidromekanikal (radial gate dan stoplog), pembangunan spillway dan jembatan spillway, pembangunan jalan akses, normalisasi sungai, pekerjaan shotcrete, pembangunan fasilitas umum dan pekerjaan landscape.
Novias menyebut, bendungan multifungsi ini sudah dinantikan kehadirannya oleh warga sekitar karena akan memacu pertumbuhan agribisinis di Sumbawa Barat.
Tak hanya itu, aliran air dari Bendungan Bintang Bano juga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik minihidro 2 x 4,4 Megawatt yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumbawa Barat.
“Saat semua pekerjaan telah selesai dan dapat beroperasi penuh, bendungan ini akan mampu mengairi 6.695 hektar lahan pertanian di sekitarnya serta menjadi sumber air baku dengan debit air 555 liter per detik. Selain itu juga bisa berfungsi sebagai pengendali banjir dari luapan air Sungai Brang Rea sebesar 21,13 juta meter kubik,” kata dia.
Menyadari besarnya manfaat bendungan ini, Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan dampak positif dari bendungan tersebut.
Saat ini pekerjaan bendungan lanjutan masih dalam tahap persiapan sambil menunggu pengiriman logistik serta koordinasi dengan pemerintah dan warga setempat.
Novias menyebut, bendungan multifungsi ini sudah dinantikan kehadirannya oleh warga sekitar karena akan memacu pertumbuhan agribisinis di Sumbawa Barat.
Tak hanya itu, aliran air dari Bendungan Bintang Bano juga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik minihidro 2 x 4,4 Megawatt yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumbawa Barat.
“Saat semua pekerjaan telah selesai dan dapat beroperasi penuh, bendungan ini akan mampu mengairi 6.695 hektar lahan pertanian di sekitarnya serta menjadi sumber air baku dengan debit air 555 liter per detik. Selain itu juga bisa berfungsi sebagai pengendali banjir dari luapan air Sungai Brang Rea sebesar 21,13 juta meter kubik,” kata dia.
Menyadari besarnya manfaat bendungan ini, Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan dampak positif dari bendungan tersebut.
Saat ini pekerjaan bendungan lanjutan masih dalam tahap persiapan sambil menunggu pengiriman logistik serta koordinasi dengan pemerintah dan warga setempat.
Lihat Juga :