Grab Luncurkan Produk Asuransi Hospital Cash Cover
Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:38 WIB
loading...
Grab Financial Group (GFG) meluncurkan produk proteksi rawat inap untuk para pengguna yang diberi nama Hospital Cash Cover, Selasa (20/10/20). Foto: Istimewa.
A
A
A
MAKASSAR - Platform fintech, Grab Financial Group (GFG) meluncurkan sebuah produk proteksi rawat inap untuk para pengguna dengan nama Hospital Cash Cover , Selasa (20/10/20). Produk ini menjadi solusi yang mudah dan terjangkau bagi para pengguna untuk melengkapi asuransi kesehatan mereka.
Bekerja sama dengan PT Asuransi Simas Jiwa, Hospital Cash Cover ini tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi Grab dengan pembayaran menggunakan saldo OVO .
Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi kepada Sindonews, mengatakan peluncuran ini semakin membangun bisnis asuransi konsumen GFG yang bertumbuh pesat serta telah menampilkan pertumbuhan yang kuat di beberapa wilayah, dengan lebih dari 13 juta polis asuransi diterbitkan sejak diluncurkan pada bulan April 2019 lalu.
Keberhasilan bisnis asuransi mikro GFG menunjukkan kebutuhan yang belum terpenuhi di seluruh wilayah terhadap akses layanan finansial. Di Indonesia, kepemilikan asuransi secara umum masih terbilang rendah, dengan penetrasi asuransi (total premi/PDB) sebesar 3%. Lebih dari 80% orang Indonesia hidup dengan kurang dari USD 4,50 per hari, dengan produk asuransi reguler yang tidak terjangkau oleh banyak orang.
Baca Juga: Grab Food Menemukan Empat Fakta Unik Ngopi di Kala Pandemi
"Kami peduli kepada para pengguna kami dan ingin menciptakan solusi layanan keuangan digital yang inovatif untuk membantu setiap orang Indonesia beradaptasi dan berkembang dalam keadaan new normal ini. Kami percaya bahwa masyarakat Indonesia dapat lebih terlindungi selama masa-masa sulit ini, di mana perawatan kesehatan terus menjadi prioritas utama," ujar Neneng.
Bekerja sama dengan PT Asuransi Simas Jiwa, Hospital Cash Cover ini tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi Grab dengan pembayaran menggunakan saldo OVO .
Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi kepada Sindonews, mengatakan peluncuran ini semakin membangun bisnis asuransi konsumen GFG yang bertumbuh pesat serta telah menampilkan pertumbuhan yang kuat di beberapa wilayah, dengan lebih dari 13 juta polis asuransi diterbitkan sejak diluncurkan pada bulan April 2019 lalu.
Keberhasilan bisnis asuransi mikro GFG menunjukkan kebutuhan yang belum terpenuhi di seluruh wilayah terhadap akses layanan finansial. Di Indonesia, kepemilikan asuransi secara umum masih terbilang rendah, dengan penetrasi asuransi (total premi/PDB) sebesar 3%. Lebih dari 80% orang Indonesia hidup dengan kurang dari USD 4,50 per hari, dengan produk asuransi reguler yang tidak terjangkau oleh banyak orang.
Baca Juga: Grab Food Menemukan Empat Fakta Unik Ngopi di Kala Pandemi
"Kami peduli kepada para pengguna kami dan ingin menciptakan solusi layanan keuangan digital yang inovatif untuk membantu setiap orang Indonesia beradaptasi dan berkembang dalam keadaan new normal ini. Kami percaya bahwa masyarakat Indonesia dapat lebih terlindungi selama masa-masa sulit ini, di mana perawatan kesehatan terus menjadi prioritas utama," ujar Neneng.
Lihat Juga :