Malu Dong, Motor Bagus Tapi Nenggak Premium

Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:26 WIB
loading...
Malu Dong, Motor Bagus...
Penggunaan BBM oktan rendah seperti Premium akan merusak mesin kendaraan juga mencemari lingkungan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Saat ini berbagai kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah menggunakan teknologi terbaru, yang mengharuskan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) oktan tinggi, seperti Pertamax. Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR) Febby Tumiwa menyampaikan, penggunaan BBM oktan rendah, seperti premium, selain akan merusak kendaraan juga tidak sesuai dengan perkembangan teknologi mesin kendaraan. Apalagi, mayoritas negara di dunia sudah meninggalkan konsumsi bahan bakar RON rendah.

Selain dapat merusak lingkungan, BBM RON rendah juga akan merusak mesin kendaaraan dengan cepat. Sehingga, dalam mengurangi penggunaan Ron rendah pemerintah perlu mengalihkan penggunaan BBM RON rendah ke Pertamax Series. "Misal membuat standar bahan bakar yang lebih baik dan segera menerapkannya, misalnya Euro IV, demikian juga membuat kebijakan fuel economy untuk kendaraan bermotor yang progresif," kata Febby Tumiwa, Rabu (20/10/2020).

Baca Juga: Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon di Warung

Selain perlu melakukan peralihan, pemerintah juga perlu menghadirkan kualitas BBM dengan RON tinggi dengan harga yang murah. Karena bagaimanapun, konsumen reaktif kepada kenaikan harga. Jika ini dilakukan, maka akan semakin banyak konsumen menggunakan BBM berkualitas. "Kalau harga Premium dibuat mahal, konsumen akan pindah ke BBM lain yang lebih bersih tapi harganya lebih murah," ungkap dia.

Sementara, Direktur Energi Watch Mamit Setiawan menambahkan, BBM Ron rendah juga lebih boros dan berdampak negatif pada mesin. Sehingga, pemerintah disarankan mendorong masyarakat untuk beralih ke BBM dengan kualitas bagus. "Karena pembakaran tidak sempurna, maka BBM RON rendah akan menghasilkan emisi sangat tinggi," ungkap dia.

Baca Juga: Nggak Malu Apa Ya? Ngaku Orang Kaya Kok Ngisinya Bensin Premium

Selain itu, kata dia, RON rendah juga akan menghasilkan karbon monoksida dan nitrogen dioksida yang juga tinggi. Dijelaskan Mamit, dengan menggunakan bahan bakar berkualitas membuat sistem pembakaran mesin lebih sempurna sehingga lebih irit BBM, mesin awet dan mempermudah perawatan kendaraan. "Penggunaan BBM berkualitas akan mendorong penurunan emisi dan memperbaiki kualitas udara," jelas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
SIG Perkuat Kepemimpinan...
SIG Perkuat Kepemimpinan Semen Ramah Lingkungan melalui Sertifikasi Platinum
Implementasi HSE, Tracon...
Implementasi HSE, Tracon Industri Catatkan 23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan
DDPI Raih Indonesia...
DDPI Raih Indonesia Green Awards 2026 dan Masuk Best 100 La Tofi ESG Rating
Green Tourism, PHG Pimpin...
Green Tourism, PHG Pimpin Transisi Hotel Ramah Lingkungan dengan Dukungan ADB
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved