Hore! Mulai Besok Tiket Pesawat Garuda Dijual Murah Nih..
Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:32 WIB
loading...
Menyambut libur panjang Garuda Indonesia sediakan tiket murah daripada biasanya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyambut baik kebijakan stimulus subsidi penerbangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara ( PJP2U dan siap mengimplementasikan peniadaan tarif Passenger Service Charge (PSC) pada komponen tarif tiket pesawat terhitung mulai tanggal 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020 mendatang di 10 bandar udara yang dilayani Garuda Indonesia dari 13 bandar udara yang telah ditentukan pemerintah.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa ditengah tantangan kinerja industri penerbangan pada masa pandemi Covid-19 ini, hadirnya stimulus PJP2U ini tentunya menjadi langkah signifikan. "Kami harapkan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai penerbangan khususnya guna meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara," kata Irfan di Jakarta, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga: Ada Insentif Rp215 Miliar di 13 Bandara, Terbang Bakal Makin Enteng
Dia berharap kebijakan stimulus ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tren pergerakan penumpang pada penerbangan domestik. "Kami percaya melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang solid ini bersama dengan regulator dan stakeholder penerbangan lainnya, menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi industri penerbangan nasional di tengah pandemi covid ini," jelas Irfan.
Baca juga : 247 Tenaga Kesehatan di Bekasi Terpapar Covid-19
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa ditengah tantangan kinerja industri penerbangan pada masa pandemi Covid-19 ini, hadirnya stimulus PJP2U ini tentunya menjadi langkah signifikan. "Kami harapkan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai penerbangan khususnya guna meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara," kata Irfan di Jakarta, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga: Ada Insentif Rp215 Miliar di 13 Bandara, Terbang Bakal Makin Enteng
Dia berharap kebijakan stimulus ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tren pergerakan penumpang pada penerbangan domestik. "Kami percaya melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang solid ini bersama dengan regulator dan stakeholder penerbangan lainnya, menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi industri penerbangan nasional di tengah pandemi covid ini," jelas Irfan.
Baca juga : 247 Tenaga Kesehatan di Bekasi Terpapar Covid-19
Lihat Juga :