Kebutuhan Lapangan Kerja Baru Capai 13,4 Juta, Ini Jurus Airlangga
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:14 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, kebutuhan lapangan kerja baru mencapai 13,4 Juta di tengah pandemi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, kebutuhan lapangan kerja baru mencapai 13,4 Juta. Pandemi Covid-19 telah membuat bertambahnya jumlah pengangguran yang kini mencapai 6,9 juta , belum termasuk 3,5 juta pekerja yang di-PHK atau dirumahkan, dan 3 juta angkatan kerja baru yang setiap tahun membutuhkan pekerjaan.
"Sehingga total kebutuhan lapangan kerja baru mencapai sekitar 13,4 juta," kata Menko Airlangga di Jakarta, Minggu (25/10/2020).
(Baca Juga: UU Cipta Kerja, Strategi Pemerintah Cegah Tingginya Angka Pengangguran )
Kartu Pra kerja, papar Airlangga, telah diakses oleh lebih dari 35,1 juta pendaftar dan yang menerima manfaat mencapai lebih dari 5,59 juta peserta. Dari jumlah tersebut, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan sebanyak 4,6 juta dan yang menerima insentif 3,8 juta peserta.
"Salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran tersebut adalah dengan Kartu Prakerja,” tutur Airlangga.
"Sehingga total kebutuhan lapangan kerja baru mencapai sekitar 13,4 juta," kata Menko Airlangga di Jakarta, Minggu (25/10/2020).
(Baca Juga: UU Cipta Kerja, Strategi Pemerintah Cegah Tingginya Angka Pengangguran )
Kartu Pra kerja, papar Airlangga, telah diakses oleh lebih dari 35,1 juta pendaftar dan yang menerima manfaat mencapai lebih dari 5,59 juta peserta. Dari jumlah tersebut, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan sebanyak 4,6 juta dan yang menerima insentif 3,8 juta peserta.
"Salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran tersebut adalah dengan Kartu Prakerja,” tutur Airlangga.
Lihat Juga :