Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN, Menperin Racik Strategi
Jum'at, 08 Mei 2020 - 05:10 WIB
loading...
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Guniawang mengatakan, adanya kontraksi pada sektor manufaktur ini dipengaruhi utamanya oleh penurunan permintaan domestik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri pengolahan nonmigas di tanah air sedang mengalami tekanan cukup berat akibat dampak pandemi Covid-19. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Guniawang mengatakan, adanya kontraksi pada sektor manufaktur ini dipengaruhi utamanya oleh penurunan permintaan domestik, yang selama ini mampu menyerap hingga 70% dari total produksi industri manufaktur dalam negeri.
“Ketika daya beli menurun, secara otomatis perusahaan industri melakukan penyesuaian termasuk penurunan utilitasnya,” jelas Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta.
Dia melanjutkan kondisi tersebut, tercermin melalui Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada bulan April 2020 hingga menyentuh angka 27,5. Menurut Menperin, turunnya utilitas industri hingga 50% menyebabkan merosotnya indeks PMI manufaktur Indonesia.
“Selain itu, beban input dari impor serta tekanan kurs juga meningkat, akibatnya output menurun signifikan,” ujarnya.
(Baca Juga: Sri Mulyani: Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN )
“Ketika daya beli menurun, secara otomatis perusahaan industri melakukan penyesuaian termasuk penurunan utilitasnya,” jelas Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta.
Dia melanjutkan kondisi tersebut, tercermin melalui Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada bulan April 2020 hingga menyentuh angka 27,5. Menurut Menperin, turunnya utilitas industri hingga 50% menyebabkan merosotnya indeks PMI manufaktur Indonesia.
“Selain itu, beban input dari impor serta tekanan kurs juga meningkat, akibatnya output menurun signifikan,” ujarnya.
(Baca Juga: Sri Mulyani: Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN )
Lihat Juga :