Berkat Wisata Duta COVID-19, Ekonomi Sulsel Tangguh di Tengah Pandemi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:33 WIB
loading...
Berkat Wisata Duta COVID-19,...
Warga melakukan tes swab di halaman kantor kecamatan, di Kota Makassar, 16 September lalu. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan II 2020 melanjutkan deselerasi, tercatat tumbuh -3,9% (yoy) dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,1% (yoy). Penyebaran pandemi COVID-19 merupakan faktor utama yang menyebabkan kontraksi pertumbuhan.

Bank Indonesia (BI) Sulsel memprediksi, perekonomian Sulsel pada triwulan III 2020 diperkirakan tumbuh meningkat. Aktivitas ekonomi yang meningkat di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) mendorong ekonomi Sulsel diprediksi tumbuh lebih tinggi di triwulan IV 2020.

Laju inflasi untuk keseluruhan tahun 2020 diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, utamanya dipengaruhi penyebaran pandemi COVID-19 .

Baca juga: Sulsel Zona Oranye, Naisyah Ingatkan Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Bertumbuhnya ekonomi Sulsel di tengah pandemi COVID-19 ini tidak lepas dari sinergi yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulsel bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).

Sejumlah strategi dan kebijakan yang bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) termasuk di Sulsel terus dihadirkan Gubernur Sulsel , HM Nurdin Abdullah bersama Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Efeknya, meski di tengah pandemi sejumlah sektor di Sulsel tetap berjalan. Bahkan terus bangkit demi menggerakkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat agar tetap tumbuh.

Program duta wisata COVID-19 hadir menjadi penyelamat bagi semua sektor. Inovasi ini andil mendorong perubahan hidup masyarakat tidak saja di sektor kesehatan, tapi juga sektor ekonomi.
Berkat Wisata Duta COVID-19, Ekonomi Sulsel Tangguh di Tengah Pandemi

Di sektor kesehatan, program ini mampu menyembuhkan ribuan pasien tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Lalu di sektor ekonomi, program ini mampu kembali menggairahkan usaha perhotelan dan UMKM yang ada di Sulsel. Hal itu dipicu dengan diinapkannya pasien OTG di Hotel, lalu mereka dilayani dengan baik di mana kebutuhan makan dan minum semua disediakan dengan memanfaatkan usaha catering. Jenis usaha inilah, banyak menggerakkan sektor lain.

Karena dianggap berhasil, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memuji upaya penanganan COVID-19 di Sulsel. Bahkan, dia meminta provinsi lain ikut mencontoh keberhasilan program ini dalam mengendalikan penularan virus corona. Termasuk World Health Organization (WHO) mengapresiasi program ini.

Menurut Jokowi, Provinsi Sulsel terus mengalami perbaikan dalam pengendalian COVID-19 . Angka kesembuhan pasien COVID-19 yang mengalami peningkatan secara signifikan.

Baca juga: Program Wisata Duta COVID-19 Sulsel Diperluas ke Daerah

Hal tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain untuk mengendalikan pandemi di wilayah masing-masing dengan terus memantau pengendalian secara ketat dan meningkatkan jumlah pemeriksaan, penelusuran, dan perawatan pasien COVID-19 .

"Saya mencatat angka-angka yang ada, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perbaikan dalam pengendalian COVID-19 . Saya kira ini bisa dijadikan contoh provinsi-provinsi yang lain. Saya minta delapan provinsi prioritas yang lain tetap dimonitor secara ketat," sebut Jokowi, dalam rilisnya, beberapa waktu lalu.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, inovasi ini muncul atas kepedulian pemprov terhadap efek corona yang banyak berpengaruh besar terhadap sektor lain, utamanya ekonomi. Di mana banyak usaha tutup dan menyebabkan karyawan dirumahkan, bahkan di-PHK. Lalu kemudian, dihadirkan strategi yang bersinergi dengan semua pihak, utamanya sektor usaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved