Berkat Wisata Duta COVID-19, Ekonomi Sulsel Tangguh di Tengah Pandemi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:33 WIB
loading...
A A A
“Tak hanya rumah sakit yang disiapkan baik pasien bergejala, tapi juga OTG untuk mengantisipasi fullnya rumah sakit. Maka, dihitung-hitung bahwa hasil kajian ahli epidemiologi, bahwa puncak pandemi di Sulsel kita akan kekurangan tempat tidur. Sehingga kami mengambil langkah-langkah mengajak bicara teman-teman di PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) untuk bersama-sama dalam penanganan COVID-19 Sulsel,”ujarnya.
Berkat Wisata Duta COVID-19, Ekonomi Sulsel Tangguh di Tengah Pandemi

Oleh PHRI, kata Nurdin, juga melaporkan setiap hari, sekian banyak hotel yang tutup sehingga kita mengambil langkah-langkah bagaimana hotel dimanfaatkan untuk menangani pasien COVID-19 yang gejala ringan, sampai yang tidak bergejala atau OTG itu.

"Makanya kita membagi dua penanganan. Bagi yang ada komorbid atau infeksi v irus corona COVID-19 lebih berisiko menyebabkan dampak fatal pada pasien dengan penyakit penyerta, itu ditangani di rumah sakit. Kedua, bagi OTG, penanganannya itu di hotel lewat isolasi mandiri secara terpusat," kata Nurdin.

Dengan strategi ini, maka seberapa besar pun puncak pandemi rumah sakit di Sulsel kata Nurdin masih cukup. Karena lebih dari 50% orang yang terkonfirmasi positif, tapi tanpa gejala. Maka cukup kita rawat di hotel lalu diberikan nutrisi dan istirahat yang cukup, sehingga imunitasnya bisa dijaga.

Baca juga: Program Duta Wisata COVID-19 Gubernur Sulsel Diapresiasi WHO

“Sehingga Alhamdulillah, tingkat kesembuhan kita cukup tinggi. Kalau di hotel itu sekitar 98%. Sementara di rumah sakit sekitar 77%. Itupun di atas rata-rata nasional,” ujarnya.

Dengan program ini, sejumlah sektor ikut bergerak. Salah satu indikatornya, jika DKI penggunan listrik itu turun kira-kira kurang lebih 30% sebaliknya di Sulsel, penggunaan listrik tumbuh 4% di masa pandemi.

“Artinya, pemerintah menangani COVID-19, juga tidak melupakan ekonomi. Sehingga walaupun pertumbuhan ekonomi kita terkoreksi, tapi itukan disebabkan oleh refocusing, terus PSBB. Tapi saya kira lambat laun bisa cepat naik ekonomi kita,” katanya optimis.

Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan, dalam rangka mendukung inovasi tersebut, serta menyelaraskan dengan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) , pihaknya bersinergi dengan perbankan untuk menggerakkan sektor riil. Termasuk, bagaimana proyek-proyek pemerintah harus berjalan cepat meski di tengah pandemi.

“Karena investasikan boleh dianggap minim. Jadi salah satu penopang ekonomi kita ke depan untuk sementara waktu adalah, memaksimalkan belanja APBN dan APBD. Ini yang harus kita betul-betul maksimalkan supaya program padat karya kita dorong. Terus UMKM kita support. Saya kira inilah sektor-sektor yang bisa menyelematkan ekonomi kita,” terangnya.
Berkat Wisata Duta COVID-19, Ekonomi Sulsel Tangguh di Tengah Pandemi

Begitupun di sektor eskpor terus meningkat, dan tentu kata Nurdin, ini menjadi pertanda bagus.

“Kalau sektor pertanian sebenarnya tidak perlu kita khawatirkan. Tinggal sekarang kami ingin jadikan Sulsel ini sebagai sumber benih untuk kawasan Timur Indonesia. Jadi bukan lagi kita berpikir Sulsel saja. Jadi Sulsel ini harus menopang, menghasilkan, menciptakan benih-benih unggul untuk kebutuhan di Indonesia Timur. Minimimal tahap awal untuk kebutuhan lokal dulu kita. Dan selanjutnya kita harapkan bisa jadi pusat benih untuk timur,” katanya.

Mantan Sekjen APKASI ini menjelaskan, jika seluruh sektor di Sulsel sudah bergerak, hanya saja harus menerapkan protokol kesehatan yakni mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan menggunakan masker. Jika tidak menerapkan hal itu, dipastikan akan ditindak tegas.

Di sisi lain, Nurdin menyebut, keberhasilan program inovasi tersebut berkat penanganan COVID-19 di Sulsel atas kolaborasi TNI-Polri, pemerintah dan stakeholder yang lain kita bahu membahu menyelesaikan ini.

"Kita betul-betul membangun kolaborasi dan soliditas. Dalam upaya memperluas dukungan terhadap PEN, pemprov memperluas program duta wisata COVID-19 di Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Wajo dan Kota Parepare," beber Nurdin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved