Tol Laut Masuk Tahun Kelima, Apa Saja Perkembangannya?
Senin, 26 Oktober 2020 - 22:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain menambah instrumen, inovasi juga dilakukan lewat digitalisasi sekaligus menetapkan pelabuhan tol laut sebagai pilot project dengan pengaturan pola jaringan pelabuhan hub and spoke yang bersumber dan melihat beberapa daerah sebagai pelabuhan utama (hub) dan daerah sebagai pelabuhan pengumpan (spoke).
Tol Laut pada tahun 2020 didorong untuk melibatkan sinergi antar kementerian/lembaga untuk mengefisiensi biaya pengiriman barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) dan muatan balik hasil industri daerah yang tidak dapat optimal jika hanya menjadi beban pelayaran dan pelabuhan.
“Tol Laut harus terus hadir dengan perfoma baru dengan sistem manajemen logistik dan digitalisasi yang terus berinovasi untuk memberi kemudahan bagi regulator maupun pelaku usaha, seperti dalam aplikasi layanan Sistem Informasi Tol Laut atau SITOLAUT merupakan Logistic Communication System (LCS) Versi 02 Berbasis Mobile Apps, Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) , Delivery on Line, Inaportnet, Simlala dan layanan lainnya,” pungkas Menhub Budi Karya. ( Baca juga:Disebut Ancaman Nomor Wahid oleh Biden, Ini Kata Rusia )
Hingga saat ini, negara telah hadir dan sudah membangun lebih dari 50 pelabuhan, 293 unit kapal yang terdiri dari 116 unit kapal perintis, 14 unit kapal kontainer, 6 unit kapal ternak dan 18 unit kapal rede dengan 2 unit digunakan sebagai kapal rumah sakit yang telah dioperasikan dan 138 kapal pelayaran rakyat telah dihibahkan kepada pemerintah daerah.
Tol Laut pada tahun 2020 didorong untuk melibatkan sinergi antar kementerian/lembaga untuk mengefisiensi biaya pengiriman barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) dan muatan balik hasil industri daerah yang tidak dapat optimal jika hanya menjadi beban pelayaran dan pelabuhan.
“Tol Laut harus terus hadir dengan perfoma baru dengan sistem manajemen logistik dan digitalisasi yang terus berinovasi untuk memberi kemudahan bagi regulator maupun pelaku usaha, seperti dalam aplikasi layanan Sistem Informasi Tol Laut atau SITOLAUT merupakan Logistic Communication System (LCS) Versi 02 Berbasis Mobile Apps, Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) , Delivery on Line, Inaportnet, Simlala dan layanan lainnya,” pungkas Menhub Budi Karya. ( Baca juga:Disebut Ancaman Nomor Wahid oleh Biden, Ini Kata Rusia )
Hingga saat ini, negara telah hadir dan sudah membangun lebih dari 50 pelabuhan, 293 unit kapal yang terdiri dari 116 unit kapal perintis, 14 unit kapal kontainer, 6 unit kapal ternak dan 18 unit kapal rede dengan 2 unit digunakan sebagai kapal rumah sakit yang telah dioperasikan dan 138 kapal pelayaran rakyat telah dihibahkan kepada pemerintah daerah.
(uka)
Lihat Juga :