Resesi di Depan Mata, Perhotelan Terancam Banyak yang Tutup

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 07:52 WIB
loading...
Resesi di Depan Mata,...
Ilustrasi hotel di era new normal. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Industri perhotelan harus bersiap dengan kondisi keuangan yang diperkirakan akan lebih parah seiring masuknya Indonesia ke jurang resesi akibat pandemi Covid-19 .

Adapun proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani pada kuartal ketiga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan minus 2,9%. Artinya, jika pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga minus maka Indonesia bakal mengalami resesi dikarenakan pada kuartal sebelumnya sudah minus 5,32%.

Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) sekaligus Founder De Solo Boutique Hotel and Restaurant, Sudrajat mengatakan, jika Indonesia resesi maka industri hotel akan terancam banyak tutup.

"Ya otomatis banyak hotel yang akan tutup karena percuma juga buka kalau tidak ada pengunjung, jadi ini bisa membebani keuangan negara. Daerah yang bakal tutup itu hotelnya di tempat pariwisata," ujar Sudrajat saat dihubungi MNC Portal News, Jumat (30/10/2020).

(Baca juga: Mencermati Strategi Bisnis Hotel yang Akan Rebound di 2021 )

Kata dia, industri hotel bisa kembali pulih bilamana vaksin Covid-19 telah tersedia. Seperti diketahui, pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin Covid-19 untuk bisa terbebas dari pandemi dan memulihkan ekonomi Indonesia. "Jadi ini yang kami butuhkan adalah ketersediaan vaksin agar kita sebagai industri hotel bisa kembali pulih," jelasnya.

Saat ini, jika industri perhotelan tutup otomatis akan membuat para pekerja semakin banyak dirumahkan. Hal ini dikarenakan tidak adanya pemasukan keuangan perusahaan jika masih tetap mempekerjakan mereka.



"Selain itu kalau hotel yang banyak tutup otomatis para pekerja bakal banyak dirumahkan. Karena tidak ada pemasukan sama sekali," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Menkeu Purbaya Tepis...
Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat
Rupiah Tembus Rp17.000...
Rupiah Tembus Rp17.000 per USD, Purbaya: Ekonomi Sedang Ekspansi
Banyak Ekonom Sebut...
Banyak Ekonom Sebut RI Sudah Resesi, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Green Tourism, PHG Pimpin...
Green Tourism, PHG Pimpin Transisi Hotel Ramah Lingkungan dengan Dukungan ADB
Mahasiswa IP Trisakti...
Mahasiswa IP Trisakti Raih 3 Medali di Salon Culinaire Bali 2026
IP Trisakti Kenalkan...
IP Trisakti Kenalkan Dunia Perhotelan Lewat Hospitality Familiarization Program
Mahasiswa Dreamile International...
Mahasiswa Dreamile International Ikuti Program Magang di Berbagai Hotel Malaysia
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved