Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB
loading...
Peluang Resesi Indonesia...
Menko Airlangga mengungkapkan bahwa berbagai lembaga internasional memproyeksikan risiko Indonesia terkena dampak resesi akibat rambatan tekanan global berada pada level yang sangat rendah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah guncangan aktivitas ekonomi global yang terganggu akibat konflik di Timur Tengah. Ketegangan di jalur strategis Selat Hormuz yang berdampak pada perdagangan energi dunia tidak menyurutkan optimisme pemerintah terhadap daya tahan domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa berbagai lembaga internasional memproyeksikan risiko Indonesia terkena dampak resesi akibat rambatan tekanan global berada pada level yang sangat rendah.

"Probability resesi Indonesia di bawah 5 persen, di bawah negara seperti AS, Kanada, dan Jepang," ujar Menko Airlangga dalam acara National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat

Meski situasi geopolitik masih belum menentu, Airlangga memastikan bahwa aktivitas ekonomi nasional tetap menunjukkan tren positif. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 berada di level 5,4%, lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,11%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Berita Terkini
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved