Sri Mulyani: Tanpa Bersatu, RI Sulit Keluar dari Krisis

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 13:30 WIB
loading...
Sri Mulyani: Tanpa Bersatu,...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menghadapi pandemi Covid-19. Mengingat wabah corona berdampak besar di sektor kesehatan dan juga sosial ekonomi masyarakat.Sebab itu, perlu bersama-sama melawan Covid-19 agar segera keluar dari masalah kesehatan, sosial dan krisis ekonomi. Pihaknya mengajak saling mendukung menghadapi pandemi Covid-19.

"Dalam peringatan Hari Oeang ke-74 ini, mari kita merapatkan barisan, mari kita bersatu mari kita saling mendukung Karena musuh kita bersama yaitu Covid-19," ujarnya saat upacara peringatan Hari Oeang ke-74, Sabtu (31/10/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Kas Negara Pernah Kosong Mlompong

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, seluruh jajarannya masih memiliki tugas untuk mengembalikan kesejahteraan rakyat. Sehingga, ekonomi RI bisa kembali pulih setelah dihantam pandemi. "Dan bagaimana kita mengembalikan kesejahteraan rakyat kita serta membangun kembali ekonomi Indonesia," ucapnya.

Baca Juga: PHK Meledak, Hampir 7 Juta Orang Mendadak Nganggur

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak hilang fokus dalam menghadapi pandemi. Sehingga cita-cita untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan bermartabat bisa terwujud. "Kita tidak boleh kehilangan fokus pada saat kita menghadapi tantangan Covid-19. Bagaimana kita berikhtiar mencapai tujuan negara yaitu membangun Indonesia yang maju, indonesia yang sejahtera, Indonesia yang adil dan Indonesia yang bermartabat," jelasnya.

Saksikan Video: RI Diprediksi Segera Masuk ke Jurang Resesi

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
Israel Paksa Tim Medis...
Israel Paksa Tim Medis Indonesia Keluar dari RS Kamal Adwan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved