Industri Multifinance Optimistis Ekonomi Mulai Bangkit di 2021
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
"Di lain pihak kita bisa melihat penjualan mobil dan motor secara nasional juga turun drastis, bahkan sempat menyentuh angka 10% dibanding nilai rata-rata normal sebelum pandemi. Sedangkan kita tahu, mau tidak mau, faktanya industri pembiayaan kita sebesar 65% masih bergantung pada penjualan kendaraan bermotor," ujar Suwandi.
Baca Juga: Kinerja Asuransi Terus Didorong di Tengah Pandemi
Namun demikian, Suwandi menegaskan bahwa para pelaku industri multifinance nasional masih tetap optimistis dalam melihat peluang perbaikan di tahun 2021 mendatang. Sebagaimana disampaikan oleh banyak ekonom, diperkirakan bahwa pada tahun depan perekonomian nasional sudah akan mampu tumbuh sekitar 4,5% hingga 5%. Dari asumsi tersebut, kinerja industri multifinance disebut Suwandi masih bisa diharapkan untuk juga tumbuh sekitar 6% hingga 7% di sepanjang tahun 2021.
"Kami sepenuhnya yakin bahwa bagaimana pun juga kondisi ini harus kita lalui dan hadapi bersama. Kami dari asosiasi juga yakin bahwa perusahaan-perusahaan pembiayaan dengan pertumbuhan kinerja yang sehat akan terus hadir di masyarakat dan turut mengambil peran agar perekonomian nasional dapat terus berjalan semakin baik," tutur Suwandi.
Tak lupa, Suwandi juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Best Multifinance Award 2020. Suwandi juga menyampaikan apresiasinya kepada Warta Ekonomi yang secara konsisten terus mendukung kinerja dan geliat bisnis sektor industri, tak terkecuali industri multifinance. "Semoga dengan dukungan dari seluruh pihak seperti ini, industri multifinance dan juga perekonomian nasional dapat segera membaik, pulih, dan kembali tumbuh maksimal seperti sedia kala sebagaimana sebelum adanya pandemi," harapnya.
Baca Juga: Kinerja Asuransi Terus Didorong di Tengah Pandemi
Namun demikian, Suwandi menegaskan bahwa para pelaku industri multifinance nasional masih tetap optimistis dalam melihat peluang perbaikan di tahun 2021 mendatang. Sebagaimana disampaikan oleh banyak ekonom, diperkirakan bahwa pada tahun depan perekonomian nasional sudah akan mampu tumbuh sekitar 4,5% hingga 5%. Dari asumsi tersebut, kinerja industri multifinance disebut Suwandi masih bisa diharapkan untuk juga tumbuh sekitar 6% hingga 7% di sepanjang tahun 2021.
"Kami sepenuhnya yakin bahwa bagaimana pun juga kondisi ini harus kita lalui dan hadapi bersama. Kami dari asosiasi juga yakin bahwa perusahaan-perusahaan pembiayaan dengan pertumbuhan kinerja yang sehat akan terus hadir di masyarakat dan turut mengambil peran agar perekonomian nasional dapat terus berjalan semakin baik," tutur Suwandi.
Tak lupa, Suwandi juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Best Multifinance Award 2020. Suwandi juga menyampaikan apresiasinya kepada Warta Ekonomi yang secara konsisten terus mendukung kinerja dan geliat bisnis sektor industri, tak terkecuali industri multifinance. "Semoga dengan dukungan dari seluruh pihak seperti ini, industri multifinance dan juga perekonomian nasional dapat segera membaik, pulih, dan kembali tumbuh maksimal seperti sedia kala sebagaimana sebelum adanya pandemi," harapnya.
(nng)
Lihat Juga :