Indeks Harga Konsumen Alami Inflasi Bikin BI Pede, Sinyal Daya Beli Membaik?
Selasa, 03 November 2020 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok volatile food mengalami inflasi 0,40% (mtm) pada Oktober 2020, setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,60% (mtm). Inflasi kelompok volatile food terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas hortikultura, khususnya cabai merah dan bawang merah, seiring dengan berlalunya musim panen, serta komoditas minyak goreng sejalan dengan kenaikan harga crude palm oil (CPO) global.
Inflasi kelompok volatile food yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi komoditas daging ayam ras dan telur ayam ras, serta aneka buah-buahan. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 1,32% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 0,55% (yoy).
Kelompok administered prices pada Oktober 2020 kembali mengalami deflasi sebesar 0,15% (mtm), meskipun tidak sedalam deflasi bulan sebelumnya sebesar 0,19% (mtm). Perkembangan ini terutama didorong oleh penurunan tarif listrik dan berlanjutnya penurunan tarif angkutan udara dalam rangka menyambut periode libur dan cuti bersama pada akhir bulan Oktober 2020.
Secara tahunan, kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,46% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,63% (yoy).
Inflasi kelompok volatile food yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi komoditas daging ayam ras dan telur ayam ras, serta aneka buah-buahan. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 1,32% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 0,55% (yoy).
Kelompok administered prices pada Oktober 2020 kembali mengalami deflasi sebesar 0,15% (mtm), meskipun tidak sedalam deflasi bulan sebelumnya sebesar 0,19% (mtm). Perkembangan ini terutama didorong oleh penurunan tarif listrik dan berlanjutnya penurunan tarif angkutan udara dalam rangka menyambut periode libur dan cuti bersama pada akhir bulan Oktober 2020.
Secara tahunan, kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,46% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,63% (yoy).
(akr)
Lihat Juga :