Indeks Harga Konsumen Alami Inflasi Bikin BI Pede, Sinyal Daya Beli Membaik?
Selasa, 03 November 2020 - 07:48 WIB
loading...
Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2020 mencatat inflasi 0,04% (mtm), setelah mengalami deflasi berturut-turut pada tiga bulan sebelumnya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2020 mencatat inflasi 0,04% (mtm), setelah mengalami deflasi berturut-turut pada tiga bulan sebelumnya. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang tetap rendah di tengah kenaikan inflasi kelompok volatile food dan deflasi yang lebih rendah pada kelompok administered prices.
(Baca Juga: Inflasi Oktober Sedikit Banyak Menunjukkan Permintaan Mulai Membaik )
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjarnako mengatakan ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi sesuai kisaran targetnya.
"Secara tahunan, inflasi IHK Oktober 2020 tercatat 1,44% (yoy), sedikit meningkat dari inflasi bulan lalu sebesar 1,42% (yoy)," kata Onny di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
Sebagai informasi, inflasi inti Oktober 2020 tercatat 0,04% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,13% (mtm). Perlambatan ini terutama didukung oleh meredanya inflasi komoditas emas perhiasan sejalan dengan penurunan harga emas dunia.
(Baca Juga: Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07% )
Secara tahunan, inflasi inti tercatat tetap rendah sebesar 1,74% (yoy), melambat dari inflasi September 2020 sebesar 1,86% (yoy). Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target, harga komoditas dunia yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.
(Baca Juga: Inflasi Oktober Sedikit Banyak Menunjukkan Permintaan Mulai Membaik )
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjarnako mengatakan ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi sesuai kisaran targetnya.
"Secara tahunan, inflasi IHK Oktober 2020 tercatat 1,44% (yoy), sedikit meningkat dari inflasi bulan lalu sebesar 1,42% (yoy)," kata Onny di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
Sebagai informasi, inflasi inti Oktober 2020 tercatat 0,04% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,13% (mtm). Perlambatan ini terutama didukung oleh meredanya inflasi komoditas emas perhiasan sejalan dengan penurunan harga emas dunia.
(Baca Juga: Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07% )
Secara tahunan, inflasi inti tercatat tetap rendah sebesar 1,74% (yoy), melambat dari inflasi September 2020 sebesar 1,86% (yoy). Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target, harga komoditas dunia yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.
Lihat Juga :