RI Nyemplung ke Jurang Resesi, Kepala Bappenas: Kita Syukuri

Kamis, 05 November 2020 - 20:46 WIB
loading...
RI Nyemplung ke Jurang...
Kepala Bappenas Suharso Manoarfa. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan meskipun RI resesi akan tetapi perlu disyukuri. Pasalnya, kontraksi ekonomi sebesar 3,49 persen (year on year/yoy) relatif lebih baik dibandingkan produk domestik bruto (PDB) di kuartal II 2020 mengalami kontraksi minus 5,3 %. Hal itu mengindikasikan jalur pemulihan ekonomi sudah tepat.

"Mesti kita syukuri karena ada kemajuan dan optimisme harus terbangun karena menunjukkan bahwa proses adaptasi ekonomi dalam keadaan pandemi ini sudah baik," kata dia saat memberikan keterangan resmi melalui akun resmi YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga: Ngelus Dada, Resesi Bikin Gaji Karyawan RI Dipotong

Menurut dia rata - rata pertumbuhan ekonomi lebih baik dibandingkan negara lain. Bahkan pihaknya mengklaim Indonesia lebih baik dibandingkan dari negara tetangga di ASEAN. Perbaikan ekonomi yang telah berada di jalur positif karena penanganan pandemi di respon dengan baik dan cepat oleh pemerintah.

RI Nyemplung ke Jurang Resesi, Kepala Bappenas: Kita Syukuri


"Kebijakan yang diambil responsif dan adaptif terhadap perkembangan tidak hanya kesehatan tapi juga ekonomi. Kedua hal itu sudah dilakukan dengan baik," jelasnya. Pihaknya optimistis pada kuartal IV 2020 tren pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya. "Mudah-mudahan akhir tahun pertumbuhan ekonomi mendekati nol persen bahkan di atasnya," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved