Ekonom: Perbaikan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III Masih Rendah
Senin, 09 November 2020 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
Tauhid menambahkan, masih rendahnya perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia disebabkan oleh dua hal yang memiliki proporsi paling besar, yaitu sektor konsumsi rumah tangga dan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).
"Konsumsi rumah tangga itu memberikan sumbangan pada kuartal III-2020 sebesar Rp57,31 persen, PMTB 31,12 persen. Meskipun keduanya mengalami perbaikan di kuartal III tetapi sesungguhnya masih negatif kalaupun di angka persentase tidak banyak perubahan berarti dari kuartal II ke kuartal III," katanya.
Dia menduga, masih lemahnya konsumsi rumah tangga yang merupakan proporsi terbesar dalam PDB, disebabkan bahwa konsumsi makanan dan minuman yang masih rendah sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
"Padahal kita sama-sama tahu bahwa bansos sudah diberikan sebanyak hampir lebih 176,38 persen di posisi 2 November 2020 dan saya kira ini sudah paling tinggi dan dianggap berhasil dan pencapaian sekitar 86 persen," ucapnya.
"Konsumsi rumah tangga itu memberikan sumbangan pada kuartal III-2020 sebesar Rp57,31 persen, PMTB 31,12 persen. Meskipun keduanya mengalami perbaikan di kuartal III tetapi sesungguhnya masih negatif kalaupun di angka persentase tidak banyak perubahan berarti dari kuartal II ke kuartal III," katanya.
Dia menduga, masih lemahnya konsumsi rumah tangga yang merupakan proporsi terbesar dalam PDB, disebabkan bahwa konsumsi makanan dan minuman yang masih rendah sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
"Padahal kita sama-sama tahu bahwa bansos sudah diberikan sebanyak hampir lebih 176,38 persen di posisi 2 November 2020 dan saya kira ini sudah paling tinggi dan dianggap berhasil dan pencapaian sekitar 86 persen," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :