Sebulan PSBB Transisi, Masyarakat Masih Ngeri ke Mal
Senin, 09 November 2020 - 11:46 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejak 12 Oktober 2020, Pemprov DKI Jakarta mulai menerapakkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi . Namun, kebijakan yang sudah berjalan sebulan itu ternyata tak lantas membuat masyarakat bepergian ke mal atau pusat perbelanjaan. ( Baca juga:PSBB Transisi DKI Berlanjut, Polda Pastikan Ganjil Genap Belum Berlaku )
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengakui bila selama PSBB transisi memang terjadi peningkatan pengunjung mal atau pusat perbelanjaan . Tapi, frekuensinya cenderung mengalami penurunan.
"Telah terjadi peningkatan tingkat kunjungan secara bertahap dan cenderung lambat," kata Alphonz kepada MNC Media, Senin (9/11/2020).
Dia menyebut, setelah PSBB transisi di wilayah Ibu Kota berjalan sebulan, tak pernah tercatat pengunjung mal mencapai batas maksimal, yakni 50%. "Hal ini terbukti dengan belum pernah tercapainya rata-rata kapasitas maksimal 50%," ujarnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengakui bila selama PSBB transisi memang terjadi peningkatan pengunjung mal atau pusat perbelanjaan . Tapi, frekuensinya cenderung mengalami penurunan.
"Telah terjadi peningkatan tingkat kunjungan secara bertahap dan cenderung lambat," kata Alphonz kepada MNC Media, Senin (9/11/2020).
Dia menyebut, setelah PSBB transisi di wilayah Ibu Kota berjalan sebulan, tak pernah tercatat pengunjung mal mencapai batas maksimal, yakni 50%. "Hal ini terbukti dengan belum pernah tercapainya rata-rata kapasitas maksimal 50%," ujarnya.
Lihat Juga :