Stok 11 Pangan Pokok Aman Sampai Akhir Tahun, Ini Rinciannya
Senin, 09 November 2020 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Kementan melakukan gerakan percepatan tanam padi pada musim tanam I Oktober-Maret 2020/2021 dengan target tanam 8 juta hektar yang dibagi dalam 33 provinsi.
"Ada 8 provinsi andalan, 9 provinsi utama, dan 16 provinsi penyanggah daerah lainnya. Harapan kita di musim tanam 2021 hasilnya antara 17-20 juta ton beras," jelas Syahrul. Dia berharap produksi pasti bisa berjalan lancar meski ancaman la nina cukup tinggi.
(Baca Juga: Jaga Keseimbangan Sistem, Kementan Perkuat Regenerasi Petani)
Pengamat Ekonomi Pertanian dari Universitas Unila Lampung, Bustanul Arifin mengatakan, stok beras sampai akhir tahun diperkirakan 7 juta ton dimana sebagian besar disimpan masyarakat. Sementara stok Bulog sekitar 1,3 juta ton.
Dia juga mengingatkan masih adanya impor beras khusus. Tercatat impor beras sampai Agustus 2020 sebesar 222.000 ton. Sampai akhir tahun impor beras diperkirakan lebih 500.000 ton. "Impor beras masih dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga karena pola produksi beras yang masih tergantung musim," tandasnya.
"Ada 8 provinsi andalan, 9 provinsi utama, dan 16 provinsi penyanggah daerah lainnya. Harapan kita di musim tanam 2021 hasilnya antara 17-20 juta ton beras," jelas Syahrul. Dia berharap produksi pasti bisa berjalan lancar meski ancaman la nina cukup tinggi.
(Baca Juga: Jaga Keseimbangan Sistem, Kementan Perkuat Regenerasi Petani)
Pengamat Ekonomi Pertanian dari Universitas Unila Lampung, Bustanul Arifin mengatakan, stok beras sampai akhir tahun diperkirakan 7 juta ton dimana sebagian besar disimpan masyarakat. Sementara stok Bulog sekitar 1,3 juta ton.
Dia juga mengingatkan masih adanya impor beras khusus. Tercatat impor beras sampai Agustus 2020 sebesar 222.000 ton. Sampai akhir tahun impor beras diperkirakan lebih 500.000 ton. "Impor beras masih dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga karena pola produksi beras yang masih tergantung musim," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :