Pertanian Tak Boleh Berhenti, BPPSDMP Kementan Bahas Implementasi Closed Loop
Sabtu, 09 Mei 2020 - 21:11 WIB
loading...
BPPSDMP membahas implementasi Closed Loop dalam memperbaiki supply chain komoditas pertanian. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Dalam masa pandemi Covid-19, bersinergi antar instansi terkait menjadi hal penting untuk dilakukan. Hal ini juga yang dilakukan Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Bersama pihak terkait, BPPSDMP membahas implementasi Closed Loop dalam memperbaiki supply chain komoditas pertanian.
Pembahasan dilakukan dalam Focus Group Discussion (FGD) virtual, Rabu (6/5/2020). Menurut Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, FGD ini adalah respon terhadap arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menegaskan pertanian tidak boleh berhenti.
"Penyediaan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia menjadi program utama Kementan. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19," tutur Dedi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).
Dijelaskannya, salah satu upaya yang dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian adalah percepatan regenerasi petani.
"Dalam masa Covid-19 ini, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha pertanian milenial khususnya di bidang produksi on-farm," ujar Dedi.
Ia pun mengingatkan seluruh jajarannya agar bersinergi dengan instansi terkait di era disrupsi akibat pandemi Covid-19. Dedi menilai bersinergi adalah sebuah solusi.
Pembahasan dilakukan dalam Focus Group Discussion (FGD) virtual, Rabu (6/5/2020). Menurut Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, FGD ini adalah respon terhadap arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menegaskan pertanian tidak boleh berhenti.
"Penyediaan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia menjadi program utama Kementan. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19," tutur Dedi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).
Dijelaskannya, salah satu upaya yang dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian adalah percepatan regenerasi petani.
"Dalam masa Covid-19 ini, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha pertanian milenial khususnya di bidang produksi on-farm," ujar Dedi.
Ia pun mengingatkan seluruh jajarannya agar bersinergi dengan instansi terkait di era disrupsi akibat pandemi Covid-19. Dedi menilai bersinergi adalah sebuah solusi.
Lihat Juga :