Penjualan Antimo Menurun Tajam Saat PSBB, Phapros Kejar Peluang dari Produk Multivitamin
Rabu, 11 November 2020 - 18:18 WIB
loading...
Kunjungan PT Phapros Tbk (PEHA) ke MNC Portal di Gedung iNews Tower, Rabu (11/11/2020). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) akan terus menggenjot penjualan produk-produk yang berhubungan dengan pandemi Covid-19. Langkah ini juga sebagai antisipasi penurunan permintaan terhadap produk-produk tertentu.
Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengungkapkan, salah satu produk Phapros yang mengalami penurunan penjualan yang cukup tajam adalah Antimo. Sebaliknya, produk multivitamin dan produk lain (generik dan branded) pertumbuhannya cukup signifikan.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa produk kami, yaitu Antimo yang erat kaitannya dengan teman perjalanan cukup tertekan. Apalagi pada saat PSBB, orang-orang tidak melakukan perjalanan," ujarnya saat berkunjung ke MNC Portal di Gedung iNews Tower, Rabu (11/11/2020).
(Lihat juga grafis: Masa PSBB Transisi, Pengunjung Mal Belum Pernah Sampai 50 Persen )
Hadi melanjutkan, adanya pandemi ini membuat perseroan bergerak cepat mencari peluang agar bisa tetap tumbuh. Salah satunya dengan menggenjot produk multivitamin yang permintaannya cukup tinggi selama pandemi Covid-19.
"Sekarang ini bagaimana kami bisa berinovasi secara cepat. Itu yang kami lakukan dengan tim marketing kami agar ketika satu produk ini mengalami penurunan, minimal ada yang bisa kita substitusi," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Phapros Chairani Harahap mengatakan, produk Antimo berkontribusi besar sekitar 10-15% terhadap penjualan.
Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengungkapkan, salah satu produk Phapros yang mengalami penurunan penjualan yang cukup tajam adalah Antimo. Sebaliknya, produk multivitamin dan produk lain (generik dan branded) pertumbuhannya cukup signifikan.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa produk kami, yaitu Antimo yang erat kaitannya dengan teman perjalanan cukup tertekan. Apalagi pada saat PSBB, orang-orang tidak melakukan perjalanan," ujarnya saat berkunjung ke MNC Portal di Gedung iNews Tower, Rabu (11/11/2020).
(Lihat juga grafis: Masa PSBB Transisi, Pengunjung Mal Belum Pernah Sampai 50 Persen )
Hadi melanjutkan, adanya pandemi ini membuat perseroan bergerak cepat mencari peluang agar bisa tetap tumbuh. Salah satunya dengan menggenjot produk multivitamin yang permintaannya cukup tinggi selama pandemi Covid-19.
"Sekarang ini bagaimana kami bisa berinovasi secara cepat. Itu yang kami lakukan dengan tim marketing kami agar ketika satu produk ini mengalami penurunan, minimal ada yang bisa kita substitusi," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Phapros Chairani Harahap mengatakan, produk Antimo berkontribusi besar sekitar 10-15% terhadap penjualan.
Lihat Juga :