Evaluasi Dana Otsus, Gubernur Papua dan Papua Barat Diminta Tidak Jalan Sendiri-sendiri

Rabu, 11 November 2020 - 19:29 WIB
loading...
Evaluasi Dana Otsus,...
Jembatan Youthefa menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penerapan Otonomi Khusus Papua dinilai sebagai pendekatan yang dilakukan pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, sekaligus untuk mengurangi gap antara Papua dan provinsi lain. Dalam regulasi otsus, diberikan kewenangan lebih ke daerah, sekaligus juga terdapat penghormatan hak dasar orang asli Papua. Masyarakat pun terlibat langsung mengawasi.

"Otsus merupakan kebijakan untuk sejahterakan Papua," ujar Ketua Pemuda Lira Provinsi Papua Stevez R. Mara saat diskusi bertajuk Otonomi Khusus dan Perjuangan Papua, baru-baru ini.

Baca Juga: Biaya Pendidikan dan Beasiswa Pemuda Papua Ditopang dari Dana Otsus

Menurut dia apabila terjadi kekurangan maupun penolakan merupakan hal yang wajar sebagai bagian kritik agar otsus lebih baik. Hal itu semata perbedaan perspektif di mana pusat berpikir bahwa otsus untuk kesejahteraan masyarakat Papua sementara pihak lain melihat belum optimal kendati dana usdah bergulir.

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Albert Ali Kabiay, menambahkan otsus hadir untuk menjawab permasalahan di Papua. otsus lahir sebagai antitesis di mana ketika orde baru semua sentralistrik. Menurut dia otsus penting bagi perkembanganan sumber daya manusia, kesehatan dan pembangunan ekonomi di Papua. Dengan kewenangan besar, seharusnya menjadi pijakan bagi orang asli Papua untuk mensejahterakan daerah dan masyarakat. "Dana otsus mesti digunakan secara baik untuk kepentingan masyarakat Papua," ucapnya.

Dia menilai, pemuda Papua harus berpikir secara luas, tidak semata-mata melihat satu sisi saja mengingat dampak positif otsus juga besar. Adapun dana otus yang mengucur sudah mencapai Rp127 triliun apabila digunakan dengan bijak maka bermanfaat besar bagi Papua. "Jika digunakan dengan baik akan bermanfaat orang asli Papua, sebagai pemuda harus mendorong otsus semakin positif," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Penerbangan di Papua...
Penerbangan di Papua Rawan Penyerangan, Kemenhub Hentikan Operasional di 11 Bandara
Perlindungan Asuransi...
Perlindungan Asuransi Jangkau Papua, Jasindo: Tak Boleh Berhenti di Kota Besar Saja
Dukung Pembangunan di...
Dukung Pembangunan di Indonesia Timur, Askrindo Bersinergi dengan Bank Papua
Didukung Pertamina UMK...
Didukung Pertamina UMK Academy, Sasagu Bawa Olahan Pangan Lokal Papua Go Global
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Rekomendasi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
Rusia dan Korut Akan...
Rusia dan Korut Akan Menghadapi Sanksi Barat Bersama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved