Bangkitkan Kembali Pariwisata, Pemprov Jatim 'Lawan' Kecemasan Wisatawan
Jum'at, 13 November 2020 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menyampaikan hal ini bukan dalam rangka hal yang pesimistis, melainkan menggambarkan kondisi realita yang kita hadapi saat ini," kata dia.
Perihal pengembangan wisata di Jatim, pemda setempat telah memberikan panduan kebijakan yang tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2017 tentang rencana pariwisata Pemprov Jawa Timur. Dalam perda tersebut kegiatan Jasa Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) diatur dalam kerangka arah kebijakan yang menyangkut pengembangan MICE yang bersifat menyeluruh.
Mulai dari menyangkut aspek pengembangan fasilitas MICE baru, menguatkan inovasi untuk menguatkan daya saing industri MICE dan event, pengembangan konsep pemasaran industri wisata MICE, meningkatkan dan memantapkan wisata MICE, hingga meningkatkan citra atau brand image untuk wisata MICE.
Secara umum Pemprov Jatim juga memandang perlu untuk membuat dan mempertahankan industri MICE secara nasional. Pemerintah membagi tiga tahapan yang menggambarkan jangkauan waktu pelaksanaan. Pada tahap pertama, Jatim akan fokus dan menyiapkan protokol kesehatan untuk dapat diterapkan pada industri MICE. Hal ini baik menyangkut SOP pelaksanaan event atau kegiatannya. Kemudian, memastikan protokol kesehatan dapat diimplementasikan. ( Baca juga:Potensi Tinggi, Properti Bidik Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp4 Juta )
"Kedua kita berupa mengkonsilidasikan dan mengidentifikasikan pelaksanaan event-event yang melibatkan venue yang ada di Jatim. Ketiga, kita berupaya melakukan pemasaran dan promosi agar masyarakat tidak ragu menggunakan MICE fasilitas, baik hotel maupun akomodasi lain," ujar dia.
Perihal pengembangan wisata di Jatim, pemda setempat telah memberikan panduan kebijakan yang tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2017 tentang rencana pariwisata Pemprov Jawa Timur. Dalam perda tersebut kegiatan Jasa Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) diatur dalam kerangka arah kebijakan yang menyangkut pengembangan MICE yang bersifat menyeluruh.
Mulai dari menyangkut aspek pengembangan fasilitas MICE baru, menguatkan inovasi untuk menguatkan daya saing industri MICE dan event, pengembangan konsep pemasaran industri wisata MICE, meningkatkan dan memantapkan wisata MICE, hingga meningkatkan citra atau brand image untuk wisata MICE.
Secara umum Pemprov Jatim juga memandang perlu untuk membuat dan mempertahankan industri MICE secara nasional. Pemerintah membagi tiga tahapan yang menggambarkan jangkauan waktu pelaksanaan. Pada tahap pertama, Jatim akan fokus dan menyiapkan protokol kesehatan untuk dapat diterapkan pada industri MICE. Hal ini baik menyangkut SOP pelaksanaan event atau kegiatannya. Kemudian, memastikan protokol kesehatan dapat diimplementasikan. ( Baca juga:Potensi Tinggi, Properti Bidik Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp4 Juta )
"Kedua kita berupa mengkonsilidasikan dan mengidentifikasikan pelaksanaan event-event yang melibatkan venue yang ada di Jatim. Ketiga, kita berupaya melakukan pemasaran dan promosi agar masyarakat tidak ragu menggunakan MICE fasilitas, baik hotel maupun akomodasi lain," ujar dia.
(uka)
Lihat Juga :