Ini Dia Biang Keladi Kasus Gagal Bayar Indosterling
Senin, 16 November 2020 - 17:46 WIB
loading...
Konferensi pers Indosterling. Foto/TaufikFajar/MNCMedia
A
A
A
JAKARTA - Indosterling Optima Investa (IOI) angkat bicara mengenai adanya masalah gagal bayar investasi para nasabahnya. Perkara ini merupakan gagal bayar untuk produk Indosterling High Yield Promissory Notes (HYPN). Produk investasi ini menjanjikan imbal hasil 9% hingga 12% setiap tahunnya.
Pengacara Indosterling Optima Investa Hardodi mengungkapkan, kasus ini terjadi ini karena ada beberapa faktor. Salah satunya yakni pandemi Covid-19 sehingga terjadi gagal bayar. ( Baca juga:Ditipu Investasi Bodong Indosterling, Korban Keroyokan Minta Duit Balik 100% )
"Jadi faktor Covid-19 ini yang menyebabkan kami gagal bayar para nasabah," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Akan tetapi, lanjut dia, semua nasabah berjumlah 1.041 dengan total dana yang input sebesar Rp1,2 triliun itu, tidak ada salah satu nasabah yang belum menerima pembayaran dari Indosterling Optima Investa.
"Semua sudah menikmati akan tetapi adanya keterlambatan per April 2020 karena dampak Covid-19 dan hampir semua perusahaan saya rasa merasakan dampak yang sama," ungkap dia. ( Baca juga:Anies Baswedan Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kerumunan di Acara Habib Rizieq )
Pengacara Indosterling Optima Investa Hardodi mengungkapkan, kasus ini terjadi ini karena ada beberapa faktor. Salah satunya yakni pandemi Covid-19 sehingga terjadi gagal bayar. ( Baca juga:Ditipu Investasi Bodong Indosterling, Korban Keroyokan Minta Duit Balik 100% )
"Jadi faktor Covid-19 ini yang menyebabkan kami gagal bayar para nasabah," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Akan tetapi, lanjut dia, semua nasabah berjumlah 1.041 dengan total dana yang input sebesar Rp1,2 triliun itu, tidak ada salah satu nasabah yang belum menerima pembayaran dari Indosterling Optima Investa.
"Semua sudah menikmati akan tetapi adanya keterlambatan per April 2020 karena dampak Covid-19 dan hampir semua perusahaan saya rasa merasakan dampak yang sama," ungkap dia. ( Baca juga:Anies Baswedan Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kerumunan di Acara Habib Rizieq )
Lihat Juga :