Masa PSBB, Penjualan Online Minuman Ringan Meningkat

Minggu, 10 Mei 2020 - 22:07 WIB
loading...
Masa PSBB, Penjualan...
Produsen minuman sehat berbahan dasar buah lokal itsbuah luncurkan gerakan #SehatBareng untuk membantu masyarakat lawan wabah Covid 19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Produsen minuman sehat berbahan dasar buah lokal itsbuah luncurkan gerakan #SehatBareng untuk membantu masyarakat lawan wabah Covid 19. Uniknya, program ini tidak saja menyasar konsumen melainkan pelaku transportasi online yang pendapatannya terkena imbas peraturan PSBB di kawasan Jabodetabek.

Menurut pendiri dan CEO itsbuah Hamzah Pasaoran Sinaga mengatakan, delapan tahun ini perusahaannya konsisten untuk menyediakan alternatif hidup sehat bagi masyarakat dengan produk tanpa pengawet. Adapun pemesanan via daring tersebut berpengaruh positif terhadap ojek online.

Order makanan dan minuman meningkat karena orang kini belum berani untuk berbelanja langsung keluar. Termasuk juga pemesanan minuman yang sejak Maret ini juga berpengaruh positif.

“Karena itulah kami meluncurkan program sosial ini. Setiap pembelian paket IMMUNE Booster melalui GoFood atau Tokopedia, konsumen secara langsung membantu memberikan penghasilan tambahan sebesar 20 ribu rupiah kepada ojek online yang mengantarkan produk kami ke rumah. Pembayaran tersebut nantinya akan ditransfer langsung ke masing-masing pengemudi melalui GoPay dan OVO," kata Hamzah di Jakarta, Minggu (10/5/2020)

Saat ini, perusahaan juga melalukan misi sosialnya juga membantu warga menengah bawah yang terdampak langsung secara ekonomi akibat pandemi corona. “Untuk saat ini, kita fokus membantu para pengemudi ojek online. Meski kami menyadari yang terkena dampak ini sebenarnya berasal dari berbagai lapisan profesi, namun karena keseharian operasional kami berhubungan dengan mereka, maka kita fokuskan dulu ke segmen ini,” tuturnya.

Dia melanjutkan, wabah ini tidak saja mengancam kesehatan namun juga ekonomi sektor riil. Sebagian besar para pengemudi ojek online mengalami penurunan omset hingga 70% karena merosotnya jumlah penumpang.

“Dari informasi yang kami dapati di lapangan, saat ini penghasilan mereka hanya kisaran 30 ribu rupiah per hari. Sebelum adanya korona, dalam sehari mereka bisa mendapat 200 ribu. Tentu ini sangat memukul ekonomi keluarganya," ungkap Hamzah.

Dengan pemasukan yang berkurang jauh sementara pengeluaran tetap, kesehatan mereka menjadi rentan karena harus berada di luar rumah lebih lama untuk mencari penumpang dan bisa berpotensi terpapar virus Covid 19.

“Di satu sisi, kami di itsbuah bersyukur karena tingkat kesadaran masyarakat untuk hidup sehat meningkat. Banyaknya pesanan-pesanan produk buah baik minuman maupun buah segar mengindikasikan bahwa masyarakat kini mulai memproteksi dirinya dengan imun alami. Apalagi buah yang kami produksi asli lokal dan tidak menggunakan senyawa campuran,” ungkapnya.

Sementara itu telah meluncurkan program sosial, dimana setiap pembelian paket IMMUNE Booster melalui GoFood atau Tokopedia, konsumen secara langsung membantu memberikan penghasilan tambahan sebesar 20 ribu rupiah kepada ojek online yang mengantarkan produk ke rumah. "Pembayaran tersebut nantinya akan ditransfer langsung ke masing-masing pengemudi melalui GoPay dan OVO," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Inovasi Garudafood Terus...
Inovasi Garudafood Terus Menggaet Konsumen Masa Kini
Intip Kekayaan dan Bisnis...
Intip Kekayaan dan Bisnis Soegiharto Sosrodjojo, Pemilik Teh Botol Sosro hingga Franchise McD
Rokok dan Kopi Mahal,...
Rokok dan Kopi Mahal, Inflasi Desember 2024 Capai 1,57%
Solusi untuk Pelaku...
Solusi untuk Pelaku Usaha F&B di Tengah Kenaikan Harga Bahan Baku
Terinspirasi Benda Pusaka,...
Terinspirasi Benda Pusaka, Keris Single Malt Hadir dengan Kearifan Lokal
Kiri Matcha, Destinasi...
Kiri Matcha, Destinasi Matcha Pertama di Indonesia dengan Sensasi Floral
Kemenkes Terapkan Label...
Kemenkes Terapkan Label Nutri Level, dr. Gia: Pilih yang A untuk Anak
Menkes Ungkap Cara Membaca...
Menkes Ungkap Cara Membaca Label Nutri-Level pada Minuman
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Tren Belanja Online...
Tren Belanja Online di Masa Pandemi, E-Commerce Ini Paling Laris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved