Warren Buffet Borong Saham Farmasi, Mau Ikutan?

Selasa, 17 November 2020 - 12:12 WIB
loading...
Warren Buffet Borong...
Warren Buffet melalui perusahaan investasinya Berkshire Hathaway Inc telah menggelontorkan investasi baru di perusahaan farmasi raksasa di Amerika. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Miliarder kawakan Warren Buffet melalui perusahaan investasinya Berkshire Hathaway Inc telah menggelontorkan investasi baru di perusahaan farmasi raksasa di Amerika Serikat (AS) .

Langkah ini dinilai bisa menambah pundi-pundi kekayaan Buffet karena sektor farmasi termasuk yang berhasil mengeruk cuan di masa pandemi Covid-19 .

Mengutip laporan Reuters, Selasa (17/11/2020), dalam file yang diserahkan kepada regulator pasar modal AS tertanggal 30 September lalu, Berkshire total membelanjakan dana sekotar USD5,7 miliar (sekitar Rp80 triliun) untuk membeli saham-saham perusahaan farmasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak USD1,8 miliar (sekitar Rp25 triliun) dialokasikan masing-masing untuk membeli saham Abbvie Inc, Bristol-Myers Squibb Co, Merck & Co. Selain itu Buffet juga membenamkan investasi di Pfizer Inc senilai USD136 juta (sekitar Rp2 triliun).

(Baca juga: Inggris Berharap Bisa Luncurkan Vaksin Covid-19 Pfizer Sebelum Natal )

Diketahui, Pfizer merupakan produsen vaksin Covid-19 yang telah melewati fase uji klinis dan diklaim bisa mencegah penularan virus korona hingga 90%. Sementara Merck & Co sudah melakukan uji klinis fase 1 dan 2.

Nilai investasi baru puluhan triliun yang digelontorkan Buffet, hanya sebagian kecil dibanding total portofolio Berkshire’s yang mencapai USD245,3 miliar (sekitar Rp3.434 triliun).

“Covid-19 telah membuat kami berpikir berbeda tentang perawatan kesehatan. Sektor ini menjadi lebih efisien karena produsen-produsen obat besar bermitra dengan pesaingnya yang lebih kecil. Anda akan selalu membutuhkan perusahaan dengan skala manufaktur dan distribusi termasuk vaksin di lingkup global,” kata James Amstrong, president of Henry H Armstrong & Associates di Pittsburgh, yang memilliki saham Berkshire dikutip Reuters.

(Baca juga: Kabar Gembira! Vaksin Covid-19 Moderna Beri Proteksi Hampir 95% )

Pihak Berkshire sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi korporasi tersebut. Sepanjang kuartal III/2020, Berkshire tercatat memiliki saham di sejumlah perusahaan seperti T-Mobile US Inc dengan nilai USD276 juta.

Pada saat yang sama perusahaan investasi itu menjual beberapa portofolio di perusahana ritel Costco Wholesale Corp senilai USD1,3 miliar. Buffet juga menurunkan porsi investasinya di sektor keuangan seperti JPMorgan Chase, Wells Fargo, PNC and M&T.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
Mau Caplok Gaza, Anggota...
Mau Caplok Gaza, Anggota Parlemen AS Ingin Trump Dimakzulkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved