Menteri Erick Sebut Saham-Saham BUMN Masih Dilirik

Selasa, 17 November 2020 - 22:12 WIB
loading...
Menteri Erick Sebut...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyatakan bahwa saham-saham badan usaha milik negara (BUMN) masih dipercayai di pasar saham . Kepercayaan itu terlihat pergerakan positif saham-saham BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saham BUMN sudah meningkat 19,71%. Bahkan indeks saham unggulan seperti indeks LQ41 pun kalah dengan pencapaian saham BUMN. ( Baca juga:Duh, Pandemi Bikin Setoran Menteri Erick Cuma Rp6 Triliun )

"Salah satu yang hot di bursa saham adalah saham BUMN meningkat 19,7%. Jadi artinya masyarakat percaya tansformasi BUMN," jelas Erick dalam video virtual, Selasa (17/11/202.

Kata dia, jika di breakdown, saham yang menguat adalah perusahaan pelat merah di bidang farmasi. Di antaranya Kimia Farma dan Indofarma (INAF) yang terus menunjukkan pergerakan saham yang menghijau.

"Saham-saham BUMN farmasi dikejar, seperti Kimia Farma dan Indofarma. Tapi mereka harus konsisten dengan roadmap yang kita buat," jelasnya.

Sebagai informasi, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berada di zona positif pada sore hari ini. IHSG ditutup naik 35,07 poin atau 0,6% ke 5.530. ( Baca juga:Jeep Akan Luncurkan SUV Edisi Khusus Ultah ke-80 )

Pada penutupan perdagangan, Selasa (17/11/2020), terdapat 263 saham menguat, 220 saham melemah, dan 198 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,15 triliun dari 12,33 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 8,37 poin atau 1% ke 881,81, indeks JII naik 6,11 poin atau 1% ke 593,68, indeks IDX30 naik 4,2 poin atau 0,9% ke 479,69, dan indeks MNC36 naik 3,24 poin atau 1,1% ke 310,55.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved