Pandemi Tak Hentikan Minat Beli Rumah FLPP
Kamis, 19 November 2020 - 09:11 WIB
loading...
Minat masyarakat untuk punya rumah dengan KPR FLPPP sangat tinggi. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah meruntuhkan banyak sektor industri, kecuali bisnis rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Minat masyarakat untuk punya rumah dengan KPR FLPPP sangat tinggi. Hal tersebut membuat target kuota FLPP tahun 2020 telah terpenuhi di bulan November ini.
Tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah FLPP membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) berencana menambah kuota penyaluran dana FLPP. (Baca: Enam jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, sebelumnya pemerintah menargetkan kuota penyaluran dana FLPP sepanjang tahun ini sebesar 102.500 unit hunian. Tercatat hingga Rabu (18/11), dana FLPP telah disalurkan sebanyak 102.665 unit senilai Rp10,52 triliun atau sebanyak 100,16% dari target yang ditetapkan pemerintah. Sementara jika dilihat dari nilai rupiah yang ditugaskan kepada PPDPP untuk menyalurkannya, masih terserap sebesar 95,66%.
“Masih ada dana FLPP sebesar 4,34% dari Rp11 triliun yang diamanatkan pemerintah kepada PPDPP sehingga kami optimistis di sisa tahun anggaran 2020 ini akan menyalurkan hingga 110 ribuan unit atau secara tepatnya menurut perhitungan mencapai 107.600 unit rumah,” kata Arief Sabaruddin, di Jakarta, kemarin.
Berdasarkan perjanjian kerja sama antara PPDPP dan 42 bank pelaksana, setiap bank memiliki kuota senilai rupiah dan total unit yang harus mereka realisasikan dalam tahun perjanjian. Dari kuota yang ditetapkan semua bank pelaksana sudah memenuhi kewajibannya. (Baca juga: Subsidi Gaji 2,4 Juta Guru Non-PNS Cair)
Tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah FLPP membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) berencana menambah kuota penyaluran dana FLPP. (Baca: Enam jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, sebelumnya pemerintah menargetkan kuota penyaluran dana FLPP sepanjang tahun ini sebesar 102.500 unit hunian. Tercatat hingga Rabu (18/11), dana FLPP telah disalurkan sebanyak 102.665 unit senilai Rp10,52 triliun atau sebanyak 100,16% dari target yang ditetapkan pemerintah. Sementara jika dilihat dari nilai rupiah yang ditugaskan kepada PPDPP untuk menyalurkannya, masih terserap sebesar 95,66%.
“Masih ada dana FLPP sebesar 4,34% dari Rp11 triliun yang diamanatkan pemerintah kepada PPDPP sehingga kami optimistis di sisa tahun anggaran 2020 ini akan menyalurkan hingga 110 ribuan unit atau secara tepatnya menurut perhitungan mencapai 107.600 unit rumah,” kata Arief Sabaruddin, di Jakarta, kemarin.
Berdasarkan perjanjian kerja sama antara PPDPP dan 42 bank pelaksana, setiap bank memiliki kuota senilai rupiah dan total unit yang harus mereka realisasikan dalam tahun perjanjian. Dari kuota yang ditetapkan semua bank pelaksana sudah memenuhi kewajibannya. (Baca juga: Subsidi Gaji 2,4 Juta Guru Non-PNS Cair)
Lihat Juga :