Sri Mulyani Bilang Pandemi Harus Ditumbangkan

Jum'at, 20 November 2020 - 19:13 WIB
loading...
Sri Mulyani Bilang Pandemi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid-19 adalah suatu fenomena yang luar biasa dan semua negara di dunia mengalaminya.

Pemerintah Indonesia benar-benar memberikan perhatian tersendiri dan bagi semua pihak untuk menanggulangi Covid-19 agar menjadi prioritas tertinggi. Sebab, mengatasi pandemi harus dimenangkan untuk pulih dan bangkit kembali. ( Baca juga:Pengumuman: Ada Aturan Baru Cukai Rokok Elektrik! )

“Saya menghargai semua keterlibatan Anda dan berbagai saran dan informasi untuk Indonesia, sehingga kami dapat melakukan tindakan yang benar dan memilih strategi yang tepat dalam menghadapi situasi seperti saat ini,” kata Menkeu dalam Courtesy Meeting International Finance Corporation (IFC) World Bank Group melalui video conference pada Jumat (20/11/2020).

Kata dia, pemerintah tidak hanya tercurahkan untuk sekedar melawan Covid, tetapi juga fokus untuk membangun Indonesia yang lebih baik, terutama pasca-pandemi. Termasuk di dalamnya kemudahan daya saing dalam melakukan inovasi bisnis.

“Sehingga Indonesia dapat menempatkan diri pada posisi yang tepat, baik ketika membuat program pemulihan perekonomian maupun nantinya pada saat menjalankan pemulihan pasca-Covid dan seterusnya. Saya pikir ini akan menjadi sangat penting,”imbuhnya. ( Baca juga:Jika Dipecat dari PDI Perjuangan, Seno: Saya Tetap Melawan Risma! )

Dia pun mengapresiasi Bank Dunia dan International Finance Corporation (IFC) dalam usahanya membantu negara-negara dalam melawan Covid-19. Kerja sama antar-lembaga sangat penting memperkuat posisi sekaligus sebagai fondasi menjadi negara kompetitif, inovatif, dan produktif.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Rekomendasi
Profil Francois Letexier,...
Profil Francois Letexier, Wasit Terbaik Diterpa Skandal VAR Piala Dunia 2026
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved