OJK Harus Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional

Senin, 23 November 2020 - 08:09 WIB
loading...
A A A
“OJK harus mendayagunakan soliditas internal untuk meningkatkan bakti dan kontribusi OJK bagi kemajuan sektor jasa keuangan Indonesia dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Wimboh.

Sejumlah harapan disampaikan oleh para pelaku industri jasa keuangan terhadap OJK. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Dalimunthe mengatakan, pembentukan OJK tidak terlepas dari upaya untuk membangun industri jasa keuangan yang profesional guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Dengan kekuatan ekonomi, negara dapat memberikan ruang luas bagi pemerintah dan pihak swasta untuk membangun Indonesia menuju negara maju dan modern,” ujar Dody saat dihubungi terpisah.

Dengan usianya yang menginjak ke-9 tahun ini, OJK diharapkan masyarakat dan khususnya pelaku industri jasa keuangan untuk lebih banyak berkolaborasi antara regulator dan pelaku jasa keuangan. Dengan demikian dapat tercipta sinergi yang bagus untuk membangun negeri. “Selamat ulang tahun ke-9 OJK. Bersama-sama kita berbakti membangun negeri,” ucapnya. (Baca juga: Minat Wisata Petualangan dan Alam Terbuka Meningkat)

Direktur Retail and Treasury Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik menambahkan, perseroan berharap OJK sebagai lembaga yang memiliki tugas penting sebagai lembaga pengawas sektor keuangan tetap menjadi lembaga yang independen, tepercaya, serta melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

“Seiring perjalanan waktu, saya yakin sampai saat ini OJK mampu mewujudkan industri keuangan yang sehat dengan tata kelola yang baik dan berdaya saing global,” ujar Theodora VN Manik mewakili perseroan.

Dia menilai, meskipun pengaruh dinamika domestik dan internasional seperti Covid-19 saat ini tidak dapat dihindari, OJK tetap hadir mewujudkan sistem keuangan yang mampu menjalankan perannya, yaitu tetap melindungi kepentingan masyarakat. “Jaya selalu OJK, untuk Indonesia maju,” dia berharap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved