Pemulihan Ekonomi Mulai Terasa, Transaksi di Mal dan Restoran Naik
Rabu, 25 November 2020 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencontohkan kunjungan ke restoran di daerah sekitar Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, dan Depok sudah di atas 50%. Bogor, baik di pusat kota maupun kawasan wisata, menunjukkan tren pemulihan yang lebih cepat.
Di Surabaya, kunjungan berangsur pulih di daerah perumahan dan universitas. Sementara di Denpasar, masih belum menunjukkan pemulihan yang signifikan antara Juli dan Oktober 2020. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Berdasarkan riset yang telah dilakukan, Mandiri Institute menyimpulkan bahwa ketimpangan tingkat kunjungan restoran akan berdampak pada ketimpangan dalam potensi bisnis UMKM yang bergerak ataupun terkait dengan di sektor restoran. Hal ini akan menjadi tantangan dalam mendorong pemulihan UMKM.
Tantangan lain di sektor restoran adalah upaya meningkatkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan yang ketat di restoran, terutama untuk dine-in. “Tanpa adanya kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha serta pengawasan dan penegakan aturan protokol kesehatan oleh pemerintah, minat masyarakat untuk dine-in di restoran masih akan rendah untuk ke depannya,” paparnya. (Kunthi Fahmar Sandy)
Di Surabaya, kunjungan berangsur pulih di daerah perumahan dan universitas. Sementara di Denpasar, masih belum menunjukkan pemulihan yang signifikan antara Juli dan Oktober 2020. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Berdasarkan riset yang telah dilakukan, Mandiri Institute menyimpulkan bahwa ketimpangan tingkat kunjungan restoran akan berdampak pada ketimpangan dalam potensi bisnis UMKM yang bergerak ataupun terkait dengan di sektor restoran. Hal ini akan menjadi tantangan dalam mendorong pemulihan UMKM.
Tantangan lain di sektor restoran adalah upaya meningkatkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan yang ketat di restoran, terutama untuk dine-in. “Tanpa adanya kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha serta pengawasan dan penegakan aturan protokol kesehatan oleh pemerintah, minat masyarakat untuk dine-in di restoran masih akan rendah untuk ke depannya,” paparnya. (Kunthi Fahmar Sandy)
(ysw)
Lihat Juga :