Bangkit dari Covid-19, Kemenparekraf Fokus Pariwisata Sehat dan Aman

Selasa, 01 Desember 2020 - 01:16 WIB
loading...
Bangkit dari Covid-19,...
Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah fokus membangkitkan sektor pariwisata yang paling terdampak paling berat akibat pandemi Covid-19.

Untuk itu, Kemenparekraf fokus mengembangkan pariwisata melalui penerapan CHSE (cleanliness, health, safety dan environment sustainability).

Hal itu disampaikan Sekretaris Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Hariyanto dalam diskusi bertema “Kebangkitan Pariwisata dari Pandemi Covid-19 Sebagai Pondasi Ekonomi Sosial” bersama dengan Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf dan Penulis Buku Naked Traveler, Trinity di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

“Bagaimana kita kembangkan (pariwisata), ya kita fokus pada CHSE. Dimana kegiatan kepariwisataan baik destinasi, produk wisata dan industri usaha mengacu pada aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan,” kata Hariyanto, Senin (30/11/2020).

Menurut dia, tujuan pengembangan pariwisata dengan penerapan CHSE ini penting untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, dan agar destinasi wisata tersebut tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 .

“Tujuannya untuk meningkatkan upaya pencegahan Covid-19 bagi masyarakat dan fasilitas umum untuk mencegah terjadinya kluster baru atau episenter dalam masa pandemi ini,” terangnya.

(Baca juga: 180 Dokter Gugur karena Covid-19, IDI Minta Semua Pihak Komitmen Jalankan Protokol Kesehatan )

Hariyanto mengungkapkan, pariwisata itu merupakan ujung tombak bagi sektor perekonomian Indonesia, karena ada beberapa komponen yang menunjang pariwisata. Sehingga, usaha-usaha yang dilakukan dalam pariwisata dapat berkontribusi kepada ketahanan ekonomi bangsa.

“Jadi pariwisata sangat berkontribusi buat perekonomian kita. Disitu ada PDB, tenaga kerja dan nilai tambah di ekonomi sendiri. Belum lagi pariwisata jadi penyumbang signifikan bagi perekonomian nasional,” papar Hariyanto.

Lebih dari itu, Hariyanto menambahkan, fokus Kemenparekraf ke depan adalah membangun kepariwisataan nasional yang berorientasi kepada kualitas wisatawan itu sendiri dan tantangannya ada pada fungsi sinergitas.

(Baca juga: Tahun Depan, Wisatawan Nusantara Masih Jadi Tumpuan )

Misalnya dalam hal target devisa, ini bukan tugas Kemenparekaraf semata, tapi semua sektor kementerian lembaga (K/L) terkait agar hasilnya lebih signifikan dan konkret.

“Kemudian kesiapan destinasinya, kesiapan industrinya, dan juga masyarakatnya, SDM-nya kemudian daya dukung lingkungan bahkan citra pariwisata berdaya saing juga menjadi tantangan tantangan tersendiri untuk ke depannya,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Siap-siap! Harga Tiket...
Siap-siap! Harga Tiket Pesawat, Kereta, hingga Kapal Lebih Murah Saat Nataru 2025/2026
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved