KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan

Kamis, 05 Maret 2026 - 18:00 WIB
loading...
KPIG Kebut Pengembangan...
CFO MNC Tourism Indonesia Edi Yanto dalam Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 di BEI, Kamis (5/3/2026). FOTO/Iqbal Dwi P
A A A
JAKARTA - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) terus mempercepat pengembangan kawasan pariwisata terpadu MNC Lido City atau KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Lido yang menjadi proyek utama perseroan dan diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Chief Financial Officer PT MNC Tourism Indonesia Tbk, Edi Yanto, mengatakan pengembangan kawasan tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat bisnis pariwisata, hospitality, hingga properti premium dalam satu ekosistem terintegrasi.

"KEK Lido sendiri itu kita punya 1.040 hektare, kita dapat KEK dari tahun 2022. Kita punya sisa land bank itu kira kira 2.000 hektare, sehingga masih bisa pengembang kedepannya. Batch pertama kita kerjakan 1.040 hektare sampai 10 tahun kedepan," ujarnya dalam acara Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Program Peduli Masjid Rampung, KEK MNC Lido City Tuntaskan Target 8 Masjid di Cigombong

Kawasan KEK MNC Lido City memiliki luas sekitar 1.040 hektare dari total pengembangan kawasan Lido City yang mencapai sekitar 3.000 hektare. Status KEK memberikan berbagai insentif fiskal bagi investor, termasuk pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), hingga fasilitas tax holiday.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
SIG Rampungkan Proyek...
SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Lama Tak Ada Kabar,...
Lama Tak Ada Kabar, Ini Kata Bos BPJT Soal Proyek Bayar Tol Tanpa Sentuh
KPIG Pacu Ekspansi Proyek...
KPIG Pacu Ekspansi Proyek Strategis, Pendapatan Tumbuh Solid 47,7% di 2025
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved