Kerja Sama Pertamina dengan BPPT, Sucofindo dan Surveyor Indonesia Perkuat Serapan TKDN
Selasa, 01 Desember 2020 - 20:27 WIB
loading...
Pertamina gandeng BPPT, PT Superintending Company of Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) melalui komitmen bersama yang ditandatangani di Jakarta Selasa, 1 Desember 2020.
A
A
A
JAKARTA - Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan penggunaan produk dan jasa dalam negeri sebagai langkah nyata mendorong perekonomian nasional.
Salah satu upayanya dengan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT Superintending Company of Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) melalui komitmen bersama yang ditandatangani di Jakarta Selasa, 1 Desember 2020 disaksikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Tim P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri), Luhut B Panjaitan dan Wakil Menteri I BUMN, Budi Gunadi Sadikin.
Komitmen ini tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, Direktur Utama PT Superintending Company of Indonesia (Persero), Bachder Djohan Buddin serta Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M Noer.
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan menegaskan bahwa penggunaan local content dapat membantu perekonomian nasional terutama di tengah Pandemi seperti sekarang. Ia pun mengapresiasi langkah Pertamina yang secara konsisten meningkatkan penggunaan komponen lokalnya dalam proses bisnis perusahaan.
“Selamat kepada Dirut Pertamina yang telah konsisten dalam implementasi TKDN di proyek-proyeknya, dan akan meningkat kedepannya. Dengan cara inilah kita dapat membantu rakyat Indonesia keluar dari krisis yang terjadi saat ini,” katanya dalam sambutan.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina menjalankan peran yang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan memastikan implementasi TKDN pada setiap proyek dan proses bisnis di Pertamina Group.
Salah satu upayanya dengan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT Superintending Company of Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) melalui komitmen bersama yang ditandatangani di Jakarta Selasa, 1 Desember 2020 disaksikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Tim P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri), Luhut B Panjaitan dan Wakil Menteri I BUMN, Budi Gunadi Sadikin.
Komitmen ini tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, Direktur Utama PT Superintending Company of Indonesia (Persero), Bachder Djohan Buddin serta Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M Noer.
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan menegaskan bahwa penggunaan local content dapat membantu perekonomian nasional terutama di tengah Pandemi seperti sekarang. Ia pun mengapresiasi langkah Pertamina yang secara konsisten meningkatkan penggunaan komponen lokalnya dalam proses bisnis perusahaan.
“Selamat kepada Dirut Pertamina yang telah konsisten dalam implementasi TKDN di proyek-proyeknya, dan akan meningkat kedepannya. Dengan cara inilah kita dapat membantu rakyat Indonesia keluar dari krisis yang terjadi saat ini,” katanya dalam sambutan.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina menjalankan peran yang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan memastikan implementasi TKDN pada setiap proyek dan proses bisnis di Pertamina Group.
Lihat Juga :