Bukopin Optimistis Lanjutkan Transformasi
Rabu, 02 Desember 2020 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Rivan menjelaskan, KB Kookmin Bank ke depan akan menerapkan pengalaman suksesnya dalam bisnis Bank Bukopin yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan, termasuk saat menghadapi situasi sulit. Salah satu kebijakan yang baru saja diterapkan adalah penyesuaian penyajian laporan keuangan Bank Bukopin per 31 September 2020 yang mengikuti standar akutansi yang diterapkan di grup KB Kookmin Bank. Sehingga untuk mempersiapkan audit laporan keuangan secara penuh untuk periode Desember 2020, perusahaan mempersiapkan langkah penyesuaian tersebut diantaranya dengan melakukan telaah terbatas untuk laporan keuangan posisi September 2020.
“Hal ini yang menyebabkan kami baru dapat melaporkan laporan keuangan hari ini, tentunya setelah kami terus berkomunikasi dengan regulator,” terang Rivan.
Tahun ini, industri perbankan juga sedang menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19. Banyak nasabah perbankan mengajukan proses restrukturisasi kredit yang hingga kuartal III 2020 telah mencapai Rp860 triliun. Khusus Bank Bukopin, sampai kuartal III 2020, perusahaan telah melakukan restrukturisasi kredit senilai Rp24,5 triliun dimana Rp18 triliun atau 73% diantaranya disebabkan dampak Covid-19. (Baca juga: Covid-19 Bisa Sebabkan Gigi Penderita Tanggal)
Menyikapi perkembangan tersebut, Rivan mengungkapkan bahwa perusahaan mendapatkan kesempatan yang sangat baik dengan dilakukannya transformasi secara menyeluruh yang didukung dan didampingi oleh KB Kookmin Bank.
“Kita belajar banyak dari kesuksesan mereka dalam melakukan transformasi di KB sendiri di tahun 2001, tetao stabil melalalui krisis ekonomi, sehingga berhasil menjadi bank terbesar di Korea Selatan. Keahlian ini yang menjadi penambah optimisme kita dalam melanjutkan proses tranformasi di Bukopin, meskipun tantangan pandemic terus menguji,” tambah Rivan.
“Hal ini yang menyebabkan kami baru dapat melaporkan laporan keuangan hari ini, tentunya setelah kami terus berkomunikasi dengan regulator,” terang Rivan.
Tahun ini, industri perbankan juga sedang menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19. Banyak nasabah perbankan mengajukan proses restrukturisasi kredit yang hingga kuartal III 2020 telah mencapai Rp860 triliun. Khusus Bank Bukopin, sampai kuartal III 2020, perusahaan telah melakukan restrukturisasi kredit senilai Rp24,5 triliun dimana Rp18 triliun atau 73% diantaranya disebabkan dampak Covid-19. (Baca juga: Covid-19 Bisa Sebabkan Gigi Penderita Tanggal)
Menyikapi perkembangan tersebut, Rivan mengungkapkan bahwa perusahaan mendapatkan kesempatan yang sangat baik dengan dilakukannya transformasi secara menyeluruh yang didukung dan didampingi oleh KB Kookmin Bank.
“Kita belajar banyak dari kesuksesan mereka dalam melakukan transformasi di KB sendiri di tahun 2001, tetao stabil melalalui krisis ekonomi, sehingga berhasil menjadi bank terbesar di Korea Selatan. Keahlian ini yang menjadi penambah optimisme kita dalam melanjutkan proses tranformasi di Bukopin, meskipun tantangan pandemic terus menguji,” tambah Rivan.
Lihat Juga :