Dijual Tol Waskita Rp11 Triliun, Monggo yang Minat?
Rabu, 02 Desember 2020 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Fery pun mengatakan bahwa Waskita akan menggunakan beberapa skema pelepasan seperti yang pernah dilakukan sebelumnnya. “Akan ada beberapa ruas yang dilepas dengan skema shareswap atau tukar saham,” kata Fery. “Kami juga membuka tender dan menerima penawaran investor untuk beberapa ruas tol serta menggunakan instrumen RDPT,” lanjutnya.
Fery juga menjelaskan bahwa hampir semua ruas tol yang akan dilepas telah memiliki calon investor yang berminat dan saat ini tengah melakukan proses due diligence dan valuasi. “Selain investor infrastruktur atau lembaga keuangan pada umumnya, ruas tol Waskita juga masuk dalam rencana investasi dari Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI),” kata Fery. “Waskita telah beberapa kali melakukan diskusi dengan tim LPI dengan fokus pada divestasi ruas tol,” lanjutnya.
Baca Juga: Gaji PNS Diobrak-abrik, Tenang Bapak Ibu Masih Dapat THR Kok!
Sebagaimana diketahui LPI bertujuan untuk mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan. LPI berfungsi mengelola dana investasi dan bertugas merencanakan, menyelenggarakan, mengawasi, mengendalikan, dan mengevaluasi investasi.
“Terbentuknya LPI ini merupakan peluang bagi Waskita dalam mengembangkan bisnis, khususnya investasi infrastruktur,” kata Fery. Sebagai informasi, Waskita merupakan salah satu investor infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia dengan kepemilikan 17 ruas jalan tol dengan total panjang mencapai 909 KM.
Fery juga menjelaskan bahwa hampir semua ruas tol yang akan dilepas telah memiliki calon investor yang berminat dan saat ini tengah melakukan proses due diligence dan valuasi. “Selain investor infrastruktur atau lembaga keuangan pada umumnya, ruas tol Waskita juga masuk dalam rencana investasi dari Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI),” kata Fery. “Waskita telah beberapa kali melakukan diskusi dengan tim LPI dengan fokus pada divestasi ruas tol,” lanjutnya.
Baca Juga: Gaji PNS Diobrak-abrik, Tenang Bapak Ibu Masih Dapat THR Kok!
Sebagaimana diketahui LPI bertujuan untuk mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan. LPI berfungsi mengelola dana investasi dan bertugas merencanakan, menyelenggarakan, mengawasi, mengendalikan, dan mengevaluasi investasi.
“Terbentuknya LPI ini merupakan peluang bagi Waskita dalam mengembangkan bisnis, khususnya investasi infrastruktur,” kata Fery. Sebagai informasi, Waskita merupakan salah satu investor infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia dengan kepemilikan 17 ruas jalan tol dengan total panjang mencapai 909 KM.
(nng)
Lihat Juga :