Kemnaker Gandeng Pemda Perkuat Kerjasama Pelatihan Kerja

Sabtu, 05 Desember 2020 - 04:01 WIB
loading...
Kemnaker Gandeng Pemda...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) tingkat provinsi, kabupaten/kota. Hal ini lakukan agar akses program-program pelatihan kerja baik di pusat maupun daerah akan semakin mudah dan terjangkau masyarakat.

Dengan adanya sinergitas yang erat, diharapkan berbagai tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan program pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja di Balai-balai Latihan Kerja (BLK) agar segera dikomunikasikan untuk memperoleh solusi secara cepat dan tepat.

"Kami yakin dengan adanya keterbukaan komunikasi antara pusat dan daerah, maka program pelatihan, sertifikasi dan penempatan di BLK-BLK dapat berjalan dengan baik," ujar Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Herman, dalam acara Rakor Penempatan Peserta Boarding PBK Tahun 2020 BBPLK Bekasi, di Jakarta, Kamis (3/12/2020) malam.

(Baca juga: Bangkitkan Pariwisata, Rumah Siap Kerja Beri Pelatihan Digital Marketing )

Herman mengatakan, ada tiga hal penting agar pelaksanaan pelatihan serta penempatan peserta pelatihan yang difasilitasi pemda dapat berjalan dengan baik.

Pertama, peran aktif Pemda yang telah menjadi target kerja sama pelatihan untuk dapat membantu proses pelatihan dan penempatan peserta yang telah dilatih.

Kedua, koordinasi Pemda dengan dunia usaha, dunia industri lebih ditingkatkan agar dapat memanfaatkan peserta pelatihan yang telah disertifikasi.

Ketiga, mulai saat ini, Pemda memiliki program-program prioritas terkait kejuruan pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah masing-masing dengan melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan untuk tahun 2021.

Herman mengungkapkan bahwa sejak tahun 2017 hingga 2020 ini, BBPLK Bekasi telah melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dengan sistem Boarding. Peserta sistem ini, direkrut dari berbagai daerah dengan bekerja sama dengan Disnaker Provinsi, Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Total peserta boarding yang telah dilatih di BBPLK Bekasi sejak 2017 sampai 2020 sebanyak 7.496 orang peserta yang berasal dari 263 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Namun, lanjut Herman, hanya 22 persen daerah melaporkan penempatan peserta yang telah dilatih dari keseluruh daerah yang direkruit. Sedangkan jumlah total peserta boarding dan non boarding yang dilatih dari tahun 2017 sampai 2020 sebanyak 16.854 orang peserta.

(Baca juga: BLKK Jadi Strategi Jitu Garap Pengangguran Lokal )

"Jumlah laporan itu sangat kecil dibandingkan peserta boarding yang telah dilatih di BBPLK Bekasi sejak 2017 sampai 2020 sebanyak 7.496 orang peserta dari 263 Kabupaten/Kota," katanya.

Sementara Plt. Direktur Pengembangan Pasar Kerja (PPK) Kemnaker, Rasyid Amir, berharap agar ke depan seluruh informasi lowongan kerja yang ada di perusahaan terintegrasi dengan aplikasi Karirhub dalam Sisnaker Kemnaker dan layanan penempatan tenaga kerja dilakukan secara digital/online. "Serta pembuatan AK1 (kartu kuning) secara online/digital," ujarnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Rekomendasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Berita Terkini
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved