Potensi Domestik Besar, Kemenparekraf Ajak Pelaku Bisnis MICE Bangkit

Senin, 07 Desember 2020 - 17:44 WIB
loading...
Potensi Domestik Besar,...
Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh saat membuka ICTM 2020 di Royal safari Garden, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). Foto/SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak pelaku usaha bisnis sektor pariwisata bersiap menghadapi new normal.

Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh mengatakan, sektor pariwisata tetap harus bersiap untuk bangkit di tahun depan meskipun tahun ini terdampak cukup parah akibat Covid-19.

"Arahan dari Presiden bahwa selain kita menjaga kesehatan, kita juga harus menyiapkan ekonomi untuk bangkit. Kita tidak boleh diam saja menunggu pandemi ini berakhir karena bisnis tidak mungkin kembali tanpa ada upaya," ujarnya dalam rangkaian kegiatan Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020 di Royal Safari Garden, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/12/2020).

(Baca juga: Kemenparekraf Terapkan CHSE di Bali, Bisa Bikin Wisatawan Tenang )

Masruroh melanjutkan, Kemenparekraf/Baparekraf telah melakukan banyak hal dalam menyiapkan industri pariwisata agar kembali berjalan. Pertama, memberikan bantuan langsung kepada tenaga kerja yang terdampak.

"Seperti kita ketahui, pandemi ini menyebabkan banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau lay off. Dari situ arahan dari pak menteri untuk memberikan bantuan langsung. Selain itu, kita berikan online training kepada pelaku pariwisata untuk peningkatan kapasitas," ungkapnya.

Menurut dia, Indonesia diuntungkan karena banyak potensi dari pariwisata domestik. Untuk itu, Kemenparekraf mendorong agar pariwisata domestik bangkit lebih dulu termasuk kesiapan dari bisnis MICE.

"Memang border dari luar negeri belum dibuka untuk wisatawan asing tetapi kita sudah bisa memulai bisnis MICE untuk domestik," tuturnya.

(Baca juga: Tahun Depan, Wisatawan Nusantara Masih Jadi Tumpuan )

Masruroh menambahkan, pihaknya telah menyakinkan dan mendorong kegiatan MICE di beberapa daerah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Hal ini pun berdampak baik di mana dari beberapa bulan terakhir okupansi dari meeting room dan berbagai hotel di berbagai destinasi wisata sudah memenuhi target.

"Bahkan untuk Bogor beberapa kali harus reschedule karena di era new normal ini kapasitas ruangan terbatas. Itu sebenarnya good problem ternyata bisnis MICE domestik sudah berjalan," ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan ICTM di Bogor merupakan rangkaian kegiatan business to business untuk corporate travel dan industri MICE terakhir setelah sebelumnya digelar di di Jakarta, Bali, Malang dan Yogyakarta.

ICTM 2020 merupakan kegiatan kerja sama Kemenparekraf dengan PT Biztrips Teknologi Multimedia Solusi dan MNC Group selaku official media partner yang diharapkan mampu mendorong pemulihan kembali di sektor pariwisata domestik.

Simak juga video: Indonesia Raih Penghargaan Destinasi Wisata Selam Terbaik 2020

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Siap-siap! Harga Tiket...
Siap-siap! Harga Tiket Pesawat, Kereta, hingga Kapal Lebih Murah Saat Nataru 2025/2026
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved