UMKM Ikut Ekspor Serentak ke Pasar Global, Kemendag Ungkap Sederet Manfaatnya
Selasa, 08 Desember 2020 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Dia memastikan bahwa ke depan Kementerian Perdagangan akan terus memberikan dukungan penuh kepada pelaku UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor dengan mudah. Di sisi lain, pihaknya juga terus memberikan pelatihan agar kualitas produk ekspor dapat terus ditingkatkan. "Kemendag punya program khusus mendorong UMKM salah satunya melalui Pusat Pengembangan Ekspor Indonesia (PPEI). Jadi kami melatih skill agar UMKM mengetahui teknis ekspor sampai bisa melakukan kegiatan ekspor," ujarnya.
Tidak hanya itu, Kemendag juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkatkan desain, kemasan sampai olahan produk mereka. Hal tersebut berguna agar produk UMKM mampu bersaing di pasar global. "Kami support di situ dan ini sudah berjalan. Harapannya bisa menjadi juara ekspor dan semakin banyak UMKM yang bisa mengakses pasar ekspor Sehingga bisa berkembang dengan begitu ekonomi kita akan lebih kuat," tandas dia.
Baca Juga: Belanja Online Meningkat Pesat, Jokowi Emoh Banjir Barang Impor
Sebagai informasi Presiden Joko Widodo melakukan seremoni pelepasan ekspor tahun 2020 yang digelar secara virtual Jumat (4/12) lalu. Berdasarkan laporan Kemendag 133 perusahaan yang berpartisipasi sebanyak 54 perusahaan di antaranya merupakan UMKM. Adapun nilai ekspor UMKM tercatat mencapai USD12,29 juta atau setara Rp178,15 miliar. Dari 54 UMKM tersebut, tujuh UMKM akan melakukan ekspor perdananya.
Sedangkan total nilai ekspor perusahaan non-UMKM dan UMKM tercatat sebesar USD1,64 atau setara dengan Rp 23,75 triliun. Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo yang menghadiri kegiatan pelepasan ekspor tersebut memerintahkan Kemendag dan instansi terkait untuk lebih banyak memberi akses ekspor kepada UMKM serta melakukan pendampingan.
Tidak hanya itu, Kemendag juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkatkan desain, kemasan sampai olahan produk mereka. Hal tersebut berguna agar produk UMKM mampu bersaing di pasar global. "Kami support di situ dan ini sudah berjalan. Harapannya bisa menjadi juara ekspor dan semakin banyak UMKM yang bisa mengakses pasar ekspor Sehingga bisa berkembang dengan begitu ekonomi kita akan lebih kuat," tandas dia.
Baca Juga: Belanja Online Meningkat Pesat, Jokowi Emoh Banjir Barang Impor
Sebagai informasi Presiden Joko Widodo melakukan seremoni pelepasan ekspor tahun 2020 yang digelar secara virtual Jumat (4/12) lalu. Berdasarkan laporan Kemendag 133 perusahaan yang berpartisipasi sebanyak 54 perusahaan di antaranya merupakan UMKM. Adapun nilai ekspor UMKM tercatat mencapai USD12,29 juta atau setara Rp178,15 miliar. Dari 54 UMKM tersebut, tujuh UMKM akan melakukan ekspor perdananya.
Sedangkan total nilai ekspor perusahaan non-UMKM dan UMKM tercatat sebesar USD1,64 atau setara dengan Rp 23,75 triliun. Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo yang menghadiri kegiatan pelepasan ekspor tersebut memerintahkan Kemendag dan instansi terkait untuk lebih banyak memberi akses ekspor kepada UMKM serta melakukan pendampingan.
(nng)
Lihat Juga :