Cerita Bahagia Penerima Bansos Tunai dan Susah Payah Petugas PT Pos
Kamis, 10 Desember 2020 - 19:21 WIB
loading...
Salah satu penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ialah Oman Samsudin yang merasa bahagia dengan adanya bantuan dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Salah satu penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ialah Oman Samsudin yang merasa bahagia dengan adanya bantuan dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Warga Desa Manyeti, Kabupaten Subang, ini sehari-hari berprofesi sebagai penjual nasi.
"Alhamdulillah, ada bantuan untuk keperluan hidup saya dan keluarga, juga ibu saya. Kami bersyukur diberikan bantuan oleh Presiden Jokowi, Kemensos, PT Pos Indonesia , dalam bentuk bantuan tunai untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari," ucap Oman.
(Baca Juga: Pak Pos Jos! Bansos Rp2,4 Triliun Dikirim Tepat Waktu )
Tak hanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BST yang berbahagia menerima bantuan, para petugas di Kantor Pos yang menyalurkan bantuan pun turut senang. Misalnya, Arbi Maulana Sabila yang bertugas sebagai juru bayar di Kantor Pos Subang, terutama di Kota Subang.
"Tugas saya menyampaikan data KPM bantuan sosial tunai ini kepada aparat desa, agar memberitahukan kepada penerimanya masing-masing di desa tersebut. Lalu, saya menyalurkan ke setiap desa yang lumayan banyak di Kota Subang. Penyaluran dimulai pada April hingga Juni 2020, senilai Rp600 ribu. Setelah itu, bantuan yang disalurkan sebesar Rp300 ribu pada Juli hingga saat ini sudah masuk tahap 8 pada November," kata Arbi.
"Alhamdulillah, ada bantuan untuk keperluan hidup saya dan keluarga, juga ibu saya. Kami bersyukur diberikan bantuan oleh Presiden Jokowi, Kemensos, PT Pos Indonesia , dalam bentuk bantuan tunai untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari," ucap Oman.
(Baca Juga: Pak Pos Jos! Bansos Rp2,4 Triliun Dikirim Tepat Waktu )
Tak hanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BST yang berbahagia menerima bantuan, para petugas di Kantor Pos yang menyalurkan bantuan pun turut senang. Misalnya, Arbi Maulana Sabila yang bertugas sebagai juru bayar di Kantor Pos Subang, terutama di Kota Subang.
"Tugas saya menyampaikan data KPM bantuan sosial tunai ini kepada aparat desa, agar memberitahukan kepada penerimanya masing-masing di desa tersebut. Lalu, saya menyalurkan ke setiap desa yang lumayan banyak di Kota Subang. Penyaluran dimulai pada April hingga Juni 2020, senilai Rp600 ribu. Setelah itu, bantuan yang disalurkan sebesar Rp300 ribu pada Juli hingga saat ini sudah masuk tahap 8 pada November," kata Arbi.
Lihat Juga :