Pemulihan Eropa dan Vaksinasi di Inggris Jadi Sentimen Positif Pendorong IHSG
Jum'at, 11 Desember 2020 - 10:59 WIB
loading...
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah dengan penurunan 0,18% pada level 5.933,69 pada perdagangan Kamis (10/12/2020). Penurunan IHSG disebabkan oleh saham sektor rokok yang terkoreksi dalam setelah pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan menaikkan tarif cukai rokok di tahun 2021 rata-rata 12,5%.
Equity Research Analyst PT Panin Sekuritas Ishlah Bimo Prakoso mengatakan, pergerakan IHSG hari ini, Jumat (11/12) ada peluang sedikit menguat. Meskipun terjadi penurunan yang disebabkan saham emiten rokok namun hal ini sudah terjadi pada hari yang lalu.
"Ke depannya kita melihat sebenarnya ada faktor yang bisa membawa IHSG naik. Salah satunya berasal dari Uni Eropa sehingga di sini akan menimbulkan optimisme," ujarnya dalam Market Opening IDX Channel, Jumat (11/12/2020).
(Baca juga: Saham Emiten Rokok Rontok Imbas Pengumuman Kenaikan Cukai )
Menurut dia, sentimen positif dari Uni Eropa diharapkan terjadi pemulihan ekonomi yang serius. Selain itu, pendistribusian vaksin Covid-19 di Inggris sudah mulai menunjukkan kemajuan sehingga bisa mendorong sentimen positif dari sisi global. "Sementara dari Amerika Serikat masih menunggu paket stimulus fiskal. Stimulus ini juga lumayan alot," ungkapnya.
Equity Research Analyst PT Panin Sekuritas Ishlah Bimo Prakoso mengatakan, pergerakan IHSG hari ini, Jumat (11/12) ada peluang sedikit menguat. Meskipun terjadi penurunan yang disebabkan saham emiten rokok namun hal ini sudah terjadi pada hari yang lalu.
"Ke depannya kita melihat sebenarnya ada faktor yang bisa membawa IHSG naik. Salah satunya berasal dari Uni Eropa sehingga di sini akan menimbulkan optimisme," ujarnya dalam Market Opening IDX Channel, Jumat (11/12/2020).
(Baca juga: Saham Emiten Rokok Rontok Imbas Pengumuman Kenaikan Cukai )
Menurut dia, sentimen positif dari Uni Eropa diharapkan terjadi pemulihan ekonomi yang serius. Selain itu, pendistribusian vaksin Covid-19 di Inggris sudah mulai menunjukkan kemajuan sehingga bisa mendorong sentimen positif dari sisi global. "Sementara dari Amerika Serikat masih menunggu paket stimulus fiskal. Stimulus ini juga lumayan alot," ungkapnya.
Lihat Juga :