Menyulap Sampah Plastik Jadi Produk Ekonomis melalui Digitalisasi

Sabtu, 12 Desember 2020 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Melalui Plastic Reborn 1.0, Coca-Cola menggandeng dengan perusahaan rintisan berbasis aplikasi (startup) di Bandung dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Jakarta. Program ini menjangkau kalangan, terutama usia muda yang dinilai memiliki kreativitas dan mudah memahami era digitalisasi yang berkembang saat ini.

Perlahan namun pasti, melalui pembekalan dan dukungan yang diberikan, gerakan itu mulai berbuah hasil. Bahan baku sampah plastik bisa disulap menjadi buku catatan (note book) yang modis (fashionable) dan dipasarkan di pasar digital (ecommerce). “Ya nilainya lumayan,” kata Tri.

Tantangannya tidak mudah. Tri mengatakan, jumlah bahan baku plastik yang dibutuhkan tidak terkumpul banyak. Hal itu dikarenakan infrastruktur pengumpulan sampah di Indonesia yang belum begitu massif seperti di kota-kota besar maupun menengah yang sudah lebih maju dengan fasilitas tempat pembuangan akhir.

Tantangan itu ditambah lagi dengan pemahaman di masyarakat mengenai sampah plastik. Menurut data National Plastic Action Partnership (NPAP), saat ini Indonesia menghasilkan sekitar 6,8 juta ton sampah plastik per tahun. Sekitar 70% di antaranya atau setara 4,8 juta ton sampah justru salah urus. Secara umum, sampah di Indonesia 78% dibakar, 13% dibuang begitu saja, dan 9% dibuang ke sungai hingga ke laut.

“Inilah tantangan kita yang harus dihadapi. Perlu edukasi agar makin banyak orang punya kesadaran dan paham soal sampah plastik. Inilah learning collection system yang harus diperbaiki,” ujarnya.

(Baca Juga: Launching Pengiriman Sampah Plastik Bernilai Ekonomis )

Program itu kemudian berlanjut menjadi Plastic Reborn 2.0. Kali ini, tidak hanya edukasi saja yang diberikan. Coca-Cola menggandeng kerjasama startup dari tiga daerah berbeda yaitu Bali, Makassar, dan Gowa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved