Piawai Malang Melintang di Manca-Negara, Waskita Bidik Rp70 Triliun Potensi Proyek Luar Negeri
Sabtu, 12 Desember 2020 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada aspek QHSE, Waskita telah mendapatkan pengakuan dunia berupa penghargaan dari World Safety Organization (WSO) untuk kategori penilaian budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang sudah dijalankan dengan sangat baik atau level 4 (Pro Active). Pada level tersebut, emiten yang telah melantai di bursa sejak 2012 tersebut menjadi perusahaan yang teruji di lapangan maupun administrasi dari hasil survei dan observasi mendalam.
Dalam hal penerapan teknologi, Waskita telah menjalin sinergi dengan Autodesk Inc. untuk mendukung upaya pembangunan tulang punggung teknologi yang kuat untuk mengakselerasi penyelesaian proyek berskala besar. Nantinya, kerja sama antara Waskita dan Autodesk juga mencakup pengadopsian teknologi dari Autodesk seperti Architecture, Engineering, and Construction (AEC) Industry Collection dan BIM 360, untuk otomatisasi alur kerja guna produktivitas yang lebih besar. ( Baca juga:Habib Rizieq Bakal Datang, Mobil Anti Huruhara dan Raisa Mejeng di Polda Metro )
Selain memiliki pengalaman, Waskita juga telah mendapatkan dukungan dari lembaga keuangan berupa fasilitas kredit yang dapat dipergunakan untuk mengerjakan proyek luar negeri.
Sejauh ini, Waskita telah memetakan potensi proyek di pasar luar negeri dengan nilai lebih dari Rp70 Triliun yang tersebar di Kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. “Jenis proyek yang kami kaji cukup beragam, tapi sesuai dengan kompetensi inti Waskita, yaitu infrastruktur konektivitas dan pengembangan kawasan,” tutup Gunadi.
Dalam hal penerapan teknologi, Waskita telah menjalin sinergi dengan Autodesk Inc. untuk mendukung upaya pembangunan tulang punggung teknologi yang kuat untuk mengakselerasi penyelesaian proyek berskala besar. Nantinya, kerja sama antara Waskita dan Autodesk juga mencakup pengadopsian teknologi dari Autodesk seperti Architecture, Engineering, and Construction (AEC) Industry Collection dan BIM 360, untuk otomatisasi alur kerja guna produktivitas yang lebih besar. ( Baca juga:Habib Rizieq Bakal Datang, Mobil Anti Huruhara dan Raisa Mejeng di Polda Metro )
Selain memiliki pengalaman, Waskita juga telah mendapatkan dukungan dari lembaga keuangan berupa fasilitas kredit yang dapat dipergunakan untuk mengerjakan proyek luar negeri.
Sejauh ini, Waskita telah memetakan potensi proyek di pasar luar negeri dengan nilai lebih dari Rp70 Triliun yang tersebar di Kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. “Jenis proyek yang kami kaji cukup beragam, tapi sesuai dengan kompetensi inti Waskita, yaitu infrastruktur konektivitas dan pengembangan kawasan,” tutup Gunadi.
(uka)
Lihat Juga :